BAUBAU,PANDUANRAKYAT.COM – Seorang oknum sales dari perusahaan pembiayaan digital PT Akulaku Finance Indonesia bernama inisial AZ (22) berhasil menipu belasan warga di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) hingga ratusan juta.
Parahnya, duit hasil menipu itu digunakan AZ untuk bersenang-senang dengan berlibur ke pulau Bali, trading, hingga bermain judi online.
Kasat Reskrim Polres Baubau, AKP Gayuh Pambudhi Utomo mengungkapkan pelaku AZ melakukan penipuan dengan menyalahgunakan identitas 12 orang korban.
Ia menyebut, pelaku melancarkan aksinya dimulai April hingga November 2025. Selama delapan kali beraksi, AZ meraup uang sebesar Rp 200 juta. Aksinya AZ mulai terungkap tatkala PT Akulaku menemukan kejanggalan berupa sejumlah konsumen menunggak yang tidak melakukan pembayaran.
Gayuh bilang, laporan dari korban semakin membongkar kelakuan AZ. Sebab, diantara korban mengaku kesulitan melakukan pengajuan pinjaman di tempat lain karena tercatat memiliki pinjaman di PT Akulaku padahal korban merasa belum pernah melakukan pinjaman di PT Akulaku.
“Pelaku melakukan penipuan dengan modus meminjam identitas orang lain yang kemudian disalahgunakan untuk melakukan pengajuan pembiayaan di PT Akulaku,” ungkap AKP Gayuh,Jumat 5 Juni 2026.
Gayuh mengatakan pihaknya mengamankan sembilan dokumen penting sebagai barang bukti untuk menetapkan AZ sebagai tersangka hasil dari keterangan tujuh saksi yang diperiksa. Barang bukti yang diamankan diantaranya laporan hasil investigasi PT Akulaku Finance Indonesia, perjanjian kerja sama perusahaan, slip gaji pelaku, surat kuasa, somasi, hingga surat pernyataan yang dibuat oleh tersangka.
Polisi menjerat Pasal 488 KUHP tentang Penggelapan dalam Jabatan dan Pasal 492 KUHP tentang Penipuan dengan ancaman hukuman penjara maksimal lima tahun.
Sementara itu, Direktur Kepatuhan PT Akulaku Finance Indonesia, Mely Rita Rahmayanti Siburian menambahkan pihaknya tidak memberikan toleransi terhadap prilaku kecurangan baik dari internal maupun eksternal PT Akulaku.
Ia menegaskan pelaku telah diberhentikan dari pekerjaannya sebagai sales sejak akhir tahun 2025 lalu. PT Akulaku juga akan memulihkan data para korban. Mely pun mengimbau agar masyarakat lebih cerdas dengan tidak mudah memberikan identitas pribadi kepada siapapun tanpa terkecuali.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk menjaga kerahasiaan data pribadi, akun pembiayaan digital, kode OTP, kata sandi, dan tidak memberikan akses kepada siapa pun guna mencegah penyalahgunaan identitas,” pintanya.
Reporter : Ardilan

