PANDUANRAKYAT, BUTON- Setelah resmi terpilih sebagai Bupati Buton, Alvin Akawijaya Putra SH dan Syarifuddin Saafa ST kini mulai dihadapkan dengan realisasi janji-janji kampanyenya.
Salah satu janji yang dinilai krusial dan ditunggu-tunggu oleh masyarakat adalah pengisian perangkat daerah era Alvin-Syarif yang harus mengoptimalkan aparatur sipil negera (ASN) penduduk asli daerah. Dari Wabula sampai Kapontori.
Namun, sudah berjalan tujuh bulan memimpin Buton, perombakan kabinet belum juga dilakukan. Baru pergantian Sekretaris Daerah Kabupaten Buton.
Diluar itu, tentu masyarakat juga berharap janji lain Bupati dan Wakil segera terealisasi. Seperti santunan uang duka. Digitalisasi desa. Tambahan penghasilan pegawai (TPP) yang diberi tepat waktu. Pelaku UMKM diberikan stimulan bantuan.
Pembukaan 6 ribu tenaga kerja. Menaikkan gaji honorer. Memperbaiki jalan rusak. Penerangan, pemajuan objek kebudayaan serta sinergitas dan pengayoman pemerintah Desa.
Menanggapi Realisasi janji Politik Pasangan Bupati Alvin Akawijaya Putra SH dan Wakil Bupati Buton, Syarifuddin Saafa ST. Wakil Bupati meminta masyarakat untuk bersabar.
Hal ini diungkapkannya saat menghadiri pesta adat di Desa Kancinaa, Kecamatan Pasarwajo Kabupaten Buton pada Sabtu malam 13 September 2025
Kata Wakil janji politik merupakan program prioritas, beberapa diantaranya belum dapat direalisasikan salah satu penyebabnya anggaran yang defisit dan efisiensi pemerintah pusat.
“2025 kondisi keuangan daerah memang sangat memprihatinkan, pemerintah kembali melakukan rekofusing dikarenakan ada perencanaan yang kurang tepat di tahun 2024,”ujar Syarifuddin dikutip di laman Faktasultra.id
Dijelaskannya Pemda dikabarkan akan mendapatkan dana tfransfer dari pusat salah satunya dana bagi hasil Rp 15 miliar namun yang ada Rp 5 miliar dampaknya Pemda mengalami defisit 22 miliar akibatnya pemerintah saat ini mengecangkan ikat pinggang.
“Jika ada janji kampanye yang belum terealisasi mohon bersabar,”harap Wabup.
Diapun berharap pada tahun 2026 saat kondisi keuangan stabil dari pemerintah pusat, semoga Allah Swt meridhoi apa yang dikampanyekan dahulu akan di lakukan.
Politisi PKS ini mengharapkan kesabaran masyarakat dalam penantian perbaikan di wilayah Kabupaten Buton.(*)

