Panduanrakyat
Baubau

Wali Kota Pilih Darussalam Sebagai Sekda Baubau Definitif, Sejumlah Tugas Menanti

BAUBAU,PANDUANRAKYAT.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) di bawah komando Wali Kota, Yusran Fahim dan Wakil Wali Kota, Wa Ode Hamsinah Bolu akhirnya memilih La Ode Darussalam sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Baubau definitif.

Yusran menyampaikan sejumlah tugas strategis menanti Sekda definitif di antaranya percepatan program pembangunan daerah, penguatan disiplin dan integritas aparatur, serta dorongan digitalisasi birokrasi.

“Sebagai pimpinan tertinggi birokrasi ASN, saudara harus menjadi teladan dalam kedisiplinan dan menjaga integritas moral. Di era digital ini, saya berharap Sekda mampu mendorong digitalisasi birokrasi agar pelayanan publik di Kota Baubau semakin cepat, transparan, dan efisien,” ungkap Yusran saat dalam sambutannya saat pelantikan Sekda Baubau, Rabu 14 Januari 2026.

Yusran menegaskan seluruh proses pengisian jabatan Sekda telah dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk melalui konsultasi dengan Gubernur Sultra.

“Pelantikan hari ini telah kami konsultasikan kepada Bapak Gubernur, sehingga seluruh proses dan tahapan pengisian Sekda Kota Baubau dijalankan sesuai ketentuan,” ujarnya.

Yusran menyebut, Pemkot Baubau akhirnya memiliki Sekda definitif setelah kurang lebih 35 bulan dijabat oleh Penjabat (Pj) Sekda. Ia pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Sultra, Badan Kepegawaian Negara (BKN), panitia seleksi, serta seluruh pihak yang telah mendukung hingga pelantikan dapat terlaksana. Kepada enam Pj Sekda, ia mengapresiasi.

Yusran berpesan agar seluruh ASN di lingkungan Pemkot Baubau untuk memberikan dukungan penuh kepada Sekda yang baru, menghilangkan ego sektoral, dan bekerja sebagai satu tim yang solid demi mewujudkan Baubau yang lebih maju dan sejahtera.

Sementara itu, Sekda Kota Baubau, La Ode Darussalam menyatakan komitmennya untuk menjalankan amanah sesuai harapan Wali Kota, dengan memperkuat kerja sama lintas organisasi perangkat daerah (OPD).

“Kita memiliki lima OPD yang dimerger. Ini menjadi prioritas utama karena berkaitan langsung dengan pengisian jabatan, gaji, tunjangan, dan administrasi kepegawaian lainnya,” ungkapnya.

Reporter : Ardilan