Panduanrakyat
Baubau

Seleksi Jabatan Tinggi Pratama, 32 ASN Baubau Perebutkan Tiga Kursi Kepala OPD

PANDUANRAKYAT, BAUBAU- Sedikitnya 32 Aparatur Sipil Negara ( ASN ) di Kota Baubau bersaing memperebutkan tiga kursi Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di Lingkungan Pemerintah Kota Baubau.

Mereka telah mengikuti proses Asessment di Kota Makassar pada 19-20 Februari 2023.

Setelahnya, puluhan ASN itu kembali mengikuti Test Penulisan Makalah dan Wawancara pada seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) lingkup Pemerintah Kota Baubau, yang dipusatkan di hotel Galaxy In-Baubau, mulai Sabtu- Senin (24-26 Pebruari 2024).

Ke-32 orang ASN ini berseleksi untuk mengikuti 3 jabatan lowong di lingkup Pemerintah Kota Baubau yakni jabatan Inspektur; jabatan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan; dan jabatan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.

Mereka diseleksi dan diawasi langsung pihak Panitia seleksi yang terdiri dari La Ode Aswad S,S.Sos., M.Si (Ketua – Plt. Inspektur Baubau); Ir. Wa Ode Suryani Muhibbah, M.Si (Ka. BKPSDM, anggota); Dr. H. Sudjiton, MM (rektor UMU Buton, anggota), Dr. Wa Ode Alzarliani (Rektor UM Buton, Anggota) dan Drs. Gandid Sioni Bungaya (Inspektur Kabupaten Buton, anggota).

Penulisan makalah dan wawancara ini dibuka langsung Pj. Wali Kota Baubau Dr. Muh. Rasman Manafi, SP., M.Si yang dalam arahannya mengemukakan, seleksi terbuka ini adalah untuk memenuhi kebutuhan perangkat daerah, yang diselenggarakan dengan proses yang sesuai dengan mekanisme dan aturan yang berlaku.

“Saudara-saudara ini kegiatan ini adalah proses, siapapun yang terpilih nantinya adalah disesuaikan dengan kebutuhan daerah, bagi yang belum terpilih tentu potensinya masih bisa dikembangkan atau mungkin lebih cocok di tempat yang lain, jadi berproses saja,” kata Dr. Rasman.

Berkaitan dengan teknis penulisan makalah, ia berharap benar-benar dikerjakan secara baik dengan regulasi yang bersesuaian, bukan mengarang dan data tentu data harus lebih update.

Pada kesempatan ini Dr. Rasman mengatakan dirinya sendiri saat wawancara akan menyiapkan diri dan waktu engikuti langsung proses wawancara dan memungkinkan ia sendiri bergabung sebagai bagian dari penilai, sehingga ia meminta semua peserta bersiap-siap.

Sementara itu La Ode Aswad, S.Sos, M.Si selaku ketua Panitia Seleksi menyatakan wawancara akan dilaksanakan selama 3 hari, namun peserta tetap bersiap untuk menyesuaikan keadaaan. “kalau buisa kita padatkan hingga malam hari, bisa jadi 2 hari saja. Intinya semua siap,” kata La Ode Aswad. (KOMINFO)