PANDUANRAKYAT, BUTON- Pemerintah berencana membuka formasi CASN pada 2024 untuk 2,3 juta orang. Seleksi ini akan dilakukan sebanyak tiga kali tahun ini.
Perekrutan hingga tiga kali setahun ini sejalan dengan penerbitan UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) pada 31 Oktober 2023.
UU baru ini resmi mengganti UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN.
Secara jadwal, proses pembukaannya akan dimulai pada pertengahan Maret 2024 mendatang. Pada periode ini akan dimulai seleksi untuk formasi CPNS, PPPK dan sekolah kedinasan.
Untuk gelombang ke-2, pengumuman seleksi administrasi akan digelar pada pekan ke-2 bulan Juli 2024.
Selanjutnya, untuk seleksi gelombang ke-3 akan dilaksanakan pada minggu ke-4 bulan Agustus 2024. Tes seleksi kompetensi dasar akan dilaksanakan di bulan yang sama sampai dengan pekan ke-3 bulan November 2024.
Ada 2.302.543 formasi CPNS yang akan dibuka pada seleksi pertama tahun ini. Dari jumlah tersebut, 690.822 untuk formasi umum atau fresh graduate dan 1.605.694 untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Formasi tersebut dibagi menjadi dua lagi, yaitu untuk kebutuhan pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Kebutuhan formasi untuk pemerintah pusat sebanyak 429.1183 formasi, terbagi atas 207.247 CPNS umum atau fresh graduate, 15.460 formasi untuk dosen, dan 191.787 untuk tenaga guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis.
Kemudian, 221.936 formasi PPPK untuk tenaga guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis.
Sedangkan kebutuhan instansi daerah lebih besar dibanding instansi pusat, yaitu sebanyak 1.867.333 formasi. Ini terdiri dari CPNS fresh graduate atau CPNS umum sebanyak 483.575 formasi untuk tenaga teknis.
Lalu, sebanyak 1.383.758 PPPK, yang terdiri dari tenaga guru sebanyak 419.146 formasi, tenaga kesehatan sebanyak 417.196 formasi, dan tenaga teknis sebanyak 547.416 formasi.
Di Buton, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Buton, Taufik Tombuli menjelaskan untuk kebutuhan pegawai Kabupaten Buton, masing-masing organisasi perangkat daerah sudah mengusulkan jumlah kebutuhan pegawainya. Data itu sudah diterima BKPSDM untuk kemudian dilakukan analisis beban kerja.
Bila ini rampung, baru lah jumlah kebutuhan pegawai di Buton diusulkan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam waktu dekat.
“Berdasarkan surat yang ditandatangani pak sekda memintai semua OPD, Camat untuk mendaftarkan tentang usulan pegawai yang ada di Kantornya masing-masing. Jadi ini sudah ada datanya. Jadi saat ini tinggal kita analisa peta jabatan dengan beban kerjanya mereka untuk menentukan setiap OPD itu diantara yang diusulkan dengan beban kerja itu kita sesuikan. Sudah rampung semua, tinggal kita membuat surat koordinasi ke BKN. Bahwa yang kami butuhkan sekian,” Ujar dia saat ditemui Panduanrakyat.com di Kantornya, Lantai 4, Kompleks Perkantoran Pemkab Buton, Takawa, Pasarwajo, Selasa (30/1/2024).
Lanjut, Ia menjelaskan berdasarkan surat Menpan RB, kabar gembira bagi lulusan SD, SMP dan SMA sederajat yang ingin bekerja di pemerintahan. Tahun ini pemerintah membuka penerimaan tenaga aparatur sipil negara (ASN) 2024 ini untuk CPNS dan PPPK mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA.
Meski begitu, kata dia akan dilakukan koordinasi lebih lanjut soal penerimaan PPPK jenjang SD, SMP, dan SMA. Hal ini untuk mengetahui kategori mana saja yang dapat menerima pegawai dengan kualifikasi pendidikan tersebut.
“Di Permen itu, Rekruitmen tenaga SD, SMP, itu memang ada. Sekarang tinggal kita lihat ini . Tapi kan kita sudah kirim ke masing-masing OPD. Ini kita belum, di Kabupaten Buton itu berapa yang di usulkan SD, SMP, SMA. Kan kalau ada macam itu, ada peluang, SD, SMP, SMA,” Jelasnya.
“Kan di surat Permen itu di haruskan bahwa ada. Rekruitmen pegawai itu, mulai dari sekolah tingkat dasar, SMP, SMA. Sekarang tinggal kitak, kan surat itu kita sudah serahkan ke OPD dan kecamatan. Sekarang tinggal tergantung mi, dia usulkan atau tidak,” Tandasnya. (Gus)

