Panduanrakyat
Baubau

Ditegur Dishub Baubau Soal Parkiran, Coffeeshop Basecamp Segera Berbenah

BAUBAU,PANDUANRAKYAT.COM – Coffeshop Basecamp segera berbenah dalam rangka nenyikapi surat teguran dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) soal parkiran dimana Coffeshop Basecamp menggunakan badan jalan untuk parkir di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Lamangga.

Owner Basecamp, Muhammad Syardilan Kube mengungkapkan pihaknya telah menyediakan solusi terkait teguran tersebut yakni menyiapkan lahan parkiran seluas 12×30 meter yang terletak disamping bangunan Basecamp yang ia sewa selama lima tahun.

Pria yang akrab disapa Dilan itu menuturkan, rencana menyiapkan lahan parkiran itu sudah ada sejak 2025 lalu. Buktinya dengan menyewa lahan disamping bangunan Basecamp tersebut. Namun, kendala anggaran yang dirasa cukup besar membuat pihaknya belum bisa merealisasikan tempat parkiran. Sebab, perlu dilakukan pengecoran atau perkerasan (rabat) terlebih dahulu pada lahan itu.

“Kami sudah siapkan lahan sewa sejak tahun lalu, tapi terkendala eksekusi anggaran. Untuk penataan parkir ini memang butuh sekitar Rp 50 juta,” ucap Syardilan, Senin 04 Mei 2026.

Ia mengakui bila selama ini pihaknya yang memanfaatkan bahu hingga badan jalan untuk aktivitas parkir, terutama saat jam operasional yang dimulai pukul 08.00 wita pagi hingga pukul 24.00 wita dini hari merupakan sikap yang salah.

Meski begitu, ia menilai dari segi kelancaran lalu lintas, tidak terlalu mengganggu aktifitas pengendara yang melintas di areal dimaksud. Saat malam hari, lanjut Dilan, pihaknya menugaskan petugas khusus untuk mengatur kendaraan pengunjung agar tidak mengganggu arus lalu lintas. Pengaturan dilakukan tanpa pungutan biaya kepada pengunjung.

“Kalau malam, ada yang ditugaskan khusus mengatur kendaraan, mulai selesai Isya sampai tutup. Supaya tidak sampai masuk ke badan jalan,” ujarnya.

Ia menyebut, pihaknya menerima dua kali teguran dari Dishub Baubau terkait larangan penggunaan badan jalan sebagai area parkir. Olehnya itu, pihaknya juga berencana menambah lahan parkir dengan sistem sewa tidak jauh dari area Basecamp yang diperkirakan mampu menampung 5 hingga 6 unit mobil. Pasalnya, khusus pengunjung memakai mobil yang selama ini memakan ruang cukup besar di badan jalan.

Dilan menargetkan fasilitas parkir tersebut sudah dapat difungsikan pada Juni 2026. “Targetnya kami maksimalkan bulan Juni ini sudah bisa digunakan,” katanya. Penyediaan lahan parkir diharapkan mampu mengurai kepadatan kendaraan, terutama pada jam-jam ramai seperti malam akhir pekan.

Sebagai informasi, berdasarkan data internal basecamp, jumlah kendaraan pengunjung pada malam Minggu mencapai sekitar 50 unit sepeda motor dan 5 hingga 6 mobil. Sementara pada siang hari, jumlah kendaraan relatif lebih sedikit, yakni sekitar 10 motor dan 1 hingga 2 mobil.

Reporter : Ardilan