PANDUANRAKYAT, BUTON SELATAN- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Geofisika Kendari mencatat wilayah Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan dua kali diguncang gempabumi tektonik pada Senin, 01 April 2024.
Gempa pertama terjadi sekira pukul 04:21:20 WITA dengan kekuatan Magnitudo 2.9. Sedangkan gempa susulan, kedua, terjadi sekira pukul 07:05:19 WITA.
Kepala Stasiun Geofisika Kendari, Rudin, S.T menjelaskan gempa pertama Episenter gempabumi terletak pada koordinat 5.71 LS, 122.66 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 10.2 km, Barat Daya Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara, pada kedalaman 5 km.
Sedangkan gempa kedua, hasil analisis BMKG berkekuatan magnitudo 3.3. Episenter gempabumi ini terletak pada koordinat 5.73 LS, 122.64 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 13.2 km, Barat Daya Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara, pada kedalaman 5 km.
“Sebelumnya, telah terjadi 2 (dua) gempabumi tektonik magnitudo M 2.9 dan M 2.6,” Ujar dia dalam keterangan resminya, Senin (1/4/2024).
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas Sesar Lokal di Barat Daya Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan.
Lanjut, ia menjelaskan guncangan gempabumi ini dilaporkan dirasakan di Buton Selatan II-III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu).
Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami.
“Hingga pukul 07.33 WITA, hasil monitoring BMKG menunjukkan terjadi aktivitas 1 (satu) gempabumi susulan magnitudo M 2.8,” Jelasnya.
Lebih lanjut, ia menghimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah. (Gus)

