Panduanrakyat
Buton Desa

Pesta Adat Kakenauwe, Warisan “Kaba Lobu” yang Terus Dilestarikan

PANDUANRAKYAT, BUTON- Pemerintah Desa (Pemdes) Kakenauwe, Kecamatan Lasalimu mengadakan acara syukuran adat tahunan “Kaba Lobu”

Kegiatan yang bertemakan dengan acara syukuran adat tahunan mari kita tingkatkan semangat persatuan dan kebersamaan untuk membangun desa Kakenauwe yang maju, sejahtera dan berbudaya ini dipusatkan di kantor desa setempat, Sabtu (2/11/2024) sore.

Ketua Panitia Pesta Adat Kaba Lobu, Umar menjelaskan ritual adat kaba lobu merupakan salah satu warisan leluhur yang terus dilestarikan sampai generasi saat ini . Acara ritual kaba lobu telah dilaksanakan beberapa hari yang lalu dan hari ini merupakan puncak acara syukuran adat kaba lobu. Dan ini merupakan tahun ketiga masyarakat desa Kakenauwe melaksanakannya. Setelah sekian lama sempat terhenti malaupun pelaksanaan masih ditempat ini. Belum di baruga.

“Semoga ditahun yang akan datang dari pemerintah daerah bisa merealisasikan apa yang menjadi usulan kami terkait pangadaan baruga sehingga pelaksanaan acara ini nanti bisa kami laksanakan di Baruga,” Harapnya.

Dengan terlaksana kegiatan ini, selaku panitia mewakili seluruh masyarakat desa Kakenauwe mengucapkan banyak terimakasih banyak yang sebesar -besarnya kepada bapak Pj Bupati Buton atau yang mewakili serta seluruh bapak tamu undangan atas waktu yang telah diluangkan untuk dapat menghadiri undangan sehingga acara ini berjalan seperti yang diharapkan.

“Ucapan terimakasih kepada pemerintah Desa Kakenauwe atas dukungan moril dan pemikiran atas jalannya acara ini sesuai dengan yang direncanakan,” Jelasnya.

Sementara itu, Camat Lasalimu, Dr La Ode Zahaba S.Hi. M.Si menjelaskan sebagai camat Lasalimu patut bangga dan bersyukur kepada Desa Kakenauwe ini dalam mengadakan pesta syukuran yang mana kata dia ini adalah salah satu ritual adat dimana hasil panen telah dilimpahkan dan segala macam ganguan ataupun hambatan-hambatan di jauhkan.

Selanjutnya, ia menjelaska di Kecamatan Lasalimu pesata adat merupakan satu budaya yang tinggi. Tercatat 14 desa melaksanakan syukuran pesta adat setiap tahunnya.

“Pesta syukuran itu yang patut kita bangga dan perlu kita perhatikan dan kita rawat baik-baik karena merupakan alat pemersatu bagi masyarakat kita, ” Ujarnya.

Tidak hanya itu, dalam kesempatan itu, Camat menjelaskan saat ini adalah momen pesta demokrasi ini diharapkan dapat kita laksanakan dengan aman dan damai.

Namun, dapat dilihat dengan pesta adat, masyarakat Lasalimu disatukan dalam pesta adat, walaupun beda pilihan, masyarakat bahu membahu mengingat kebesaran pesta ini tetap dijaga yang manjadi santuna atau penyampaian dari leluhur.

“Bapak ibu tentu kegiatan-kegiatan seperti ini dapat kita lestarikan untuk generasi kita kedepan . Kalau kita laksanakan yang baik. Apa yang menjadi keuntungan yang ditetapkan dalam tokoh adat kita atau tokoh-tokoh masyarakat kita yang ada di Desa Kakenauwe ini patut kita syukuri dan kita jaga,” Jelasnya.

Di tempat yang sama, Pj Bupati Buton melalui Staf Ahli Bupati Buton Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik H. Abdul Rais, SP menjelaskan acara ini merupakan tradisi yang harus di tetap pertahankan sebagai tradisi leluhur yang secara turun temurun setiap tahun dilaksanakan sebagai warisan budaya yang kita miliki.

“Kegiatan ini merupakan sebuah aset budaya yang harus kita pertahankan secara terus menerus oleh zaman dimana sekarang ini telah banyak pengaruh budaya dari luar seiring dengan mudahnya akses teknologi informasi yang mempengaruhi masyarakat kita terutama generasi muda, ” Jelasnya.

Hadir Calon Wakil Bupati Buton, Syarifudin Saafa ST MM. Anggota DPRD Buton, La Subu, SH., MH. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa. Kepala Dinas Pertanian. Kapolsek Lasalimu, Wakil Danramil Lasalimu. Para Kepala Desa se-kecamatan Lasalimu dan para pendamping Desa. (*)