PANDUANRAKYAT, BUTON- Pasangan calon bupati dan wakil bupati Buton nomor urut 6, Alvin Akawijaya Putra, SH dan Syarifudin Saafa, ST, MM terlihat tampil penuh percaya diri dan mengesankan dalam debat publik perdana yang digelar oleh KPU Buton di gedung Olahraga Kabupaten Buton, Sabtu (2/11/2024) malam.
Debat perdana ini lebih membahas masaalah ekonomi, sumber daya manusia (SDM) dan Tata kelola pemerintahan yang baik.
Alvin-Syarif yang tampil mengenakan kemeja putih dan kampurui khas Buton juga menunjukkan performa mengesankan dalam menjawab setiap pertanyaan selama sesi debat.
Di sesi pertama penyampaian visi misi dan program prioritas, Alvin-Syarif secara lugas memaparkan visi mereka. Mereka terlihat kompak dan menyatu saling berbagi kesempatan dalam memaparkan visi dan program kerja.
Saat memaparkan visi dan program Calon Bupati, Alvin Akawijaya Putra menjelaskan Buton adalah kabupaten yang kaya akan sumber daya alam. Diantaranya sumber daya kelautan, minerba dan hutan.
“Tapi saat ini juga Buton tidak menghadirkan kekayaan tersebut . Buton jatuh dalam kategori miskin eskrim . 14 persen dinyatakan miskin rakyat Buton,” Jelas dia.
Menangani itu, kata dia pasangan Alvin- Syarif akan memberikan solusi yang cukup ekstrim juga untuk melawan problematika tersebut. Salah satunya melalui pembangunan infrastruktur yang sistemmatis dan masif.
“Yang kedua menganut prinsip Interpreneur profesi modern dan terdigitalisasi. Dan kami mensupport ASN Prima. Profesional Inovatif, modern dan adaptif,” Jelasnya.
“Dan terakhir pemberdayaan sistem pendidikan di kabupaten Buton ini sangat lah penting untuk SDM dan kami hadapi kami bisa meningkatkan disektor tersebut. Dan kami juga berusaha melakukan komunikasi dengan pengusaha – pengusaha konglomerat yang bisa membantu tenaga kerja di Buton.Selanjutnya kita juga tidak melupakan pembangunan ekonomi yang merata, ” Jelasnya.
Di kesempatan yang sama, Syarifudin Saafa, ST, MM menjelaskan bila disederhanakan visi Pasangan calon bupati dan wakil bupati Buton nomor urut 6, Alvin Akawijaya Putra, SH dan Syarifudin Saafa, ST, MM adalah Buton bersinar.
“Misi kami sederhana. Hanya tiga. Meningkatkan kualitas pelayanan dan tata kelola pemerintahan yang baik. Meningkatkan kualitas SDM dan mendorong kemandirian ekonomi membuka lapangan kerja serta mengurangi kemiskinan,” Jelasnya.
Lebih Lanjut, ia mangaku telah berjalan. Dilapangan ditemukan persoalan pemerataan di Kabupaten Buton baik terkait program-program kerakyatan . Misalnya, beasiswa, bantuan untuk nelayan , petani, rekruitmen CPNS dan P3K, terlebih lagi ternyata kata dia mulai dari Kapontori, Lasalimu, Lasalimu Selatan, Siotapina, Wolowa hari ini putri-putri wilayah tersebut tidak mendapatkan sharing Power dari pengelolaan pemerintahan.
“Tidak ada Kepala Dinas disana. Kecuali hanya di Kapontori yang hari ini juga hanya Plt. Kedepan Alvin-Syarif akan menjawab ini bahwasanya di Buton harus ada pemerataan terkait dengan pemimpin-pemimpin yang ada di pemerintahan Kabupaten Buton,” Jelasnya.
“Yang kedua, ada persoalan serius dalam pelayanan publik di Kabupaten Buton kami akan merubah semua pelayanan kami akan pusatkan di desa. Dengan program digitalisasi desa. Ingin berubah pilih nomor 6,” Tandasnya. (*)

