Panduanrakyat
Buton

Warga Antri, Harga Eceran Minyak Tanah di Lasalimu Berlahan Mulai Naik

PANDUANRAKYAT, BUTON-Antrean panjang untuk mendapatkan minyak tanah semakin sering terlihat di sejumlah pangkalan di Kecamatan Lasalimu.

Salah satunya seperti antrean di salah satu pangkalan minyak tanah di Kelurahan Kamaru milik Ahmad. Pangkalan ini melayani warga dari Desa Togomangura, Sribatara dan Kelurahan Kamaru.

Antrean panjang warga yang menenteng jerigen serta memakan waktu berjam-jam, terpantau sejak pukul 11:00 Wita hingga pukul 15:00 Wita.

Perjuangan antre yang melelahkan ini pun harus dijalani demi mendapatkan minyak tanah maksimal 10 liter, kalaupun tidak kebagian terpaksa kembali pulang ke rumah dengan dapur yang tidak mengebul.

Sementara, pemilik salah satu pangkalan minyak tanah tidak mengetahui penyebab terjadinya antrean warga.

Pihak pangkalan mengaku tetap lancar mendapatkan jatah yang sama dari pertamina. Sayangnya kali ini Ahmad harus menaikan harga seribu rupiah dari harga semula.

Awalnya Rp 5 ribu kali ini harus dinaikan menjadi Rp 6 ribu. Hal itu disebabkan adanya kenaikan biaya administrasi.

“Sebelumnya harga di agen hanya Rp18.550.000/tangki sudah termaksud administrasi tetapi sekarang menjadi Rp 20.650.000/tangki, yang di naikan itu di bagian admistrasi secara otomatis harga minyak tanah saya naikan juga karena untuk menutupi yang kenaikan sekitar Rp 2.100.000 itu” ungkap Ahmad saat di temui panduarakyat.com di kediamannya, Jumat (2/9/2022).

Di tempat yang berbeda salah seorang warga sedang mengantri minyak tanah, Wa Juli mengaku belum memperdulikan harga asalkan tidak melewati batas wajar. Yang terpenting kata dia, stok minyak di Kecamatan lasalimu harus terus terpenuhi.

“Kami itu selagi masih bisa di jangkau kami terimah saja karena itu semua hak pemilik pangkalan dan ini hari kami di kasih 10 liter/KK,” tutur dia.

Peliput: Toni Armin Syah