PANDUANRAKYAT, BUTON-Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Buton menggelar Rapat Koordinasi (Rakor). Sebelumnnya TPID mengikuti arahan Kemendagri via zoom meeting dan Apel Siaga Pengendalian Inflasi Daerah.
Rakor dipimpin Pj. Bupati Buton, Drs. Basiran M.Si yang diikuti oleh Kajari Buton Ledrik Viktor Mesak Takaendengan S.H, M.H, Kapolres Buton, AKBP Rudy Silaen S.H, S.IK., M.Si, Dandim 1413/Buton diwakili Danramil 1413-02/Pasarwajo, Kapten Arm.La Bondo, Sekretaris Daerah Kabupaten Buton Asnawi Jamaludin S.Pd.,M.Si, Plt. Asisten II Sekda Buton, Murad, SP, Kepala Dinas Perdagangan, Safaruddin, SIP, MSi, Kepala Bappeda, Ahmad Mulia, SPt, MSi, Kepala Dinas Perikanan, Rasmin Rahman, SPi, MMA, Kepala Dinas Perindustrian, Ir. Sadisu, MSi, Kepala Dinas Pertanian, Mamul Jamal, SP, MSi, Kepala Dinas PUPR, M. Wahyudi M, ST, MT, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, La Lodi, SPt, dan Plt. Kepala Dinas Perhubungan, La Rahadi, SPd, Kepala Kantor Statistik Kabupaten Buton, Zablin, SST., M.Si.

Dalam rapat tersebut Pj Bupati Buton mengatakan bahwa rapat koordinasi ini digelar untuk melihat situasi perkembangan wilayah Daerah Kabupaten Buton dengan membentuk tim diseluruh wilayah Kabupaten Buton.
“Seperti situasi sekarang ini, adanya kenaikan bahan pangan pokok dan kenaikan BBM ini menjadi perhatikan kita sebagai pemerintah daerah untuk mampu mengamankan seluruh situasi agar tidak menjadi gejolak ketakutan masyarakat,“ kata Pj. Bupati Buton, Drs. Basiran, MSi, ketika memimpin Rakor di Ruang Rapat VIP, Anjungan, Kantor Bupati Buton, Takawa, Pasarwajo, Kamis, 1 September 2022.
Dalam Rakor tersebut, Kapolres Buton AKBP Rudy Silaen S.H, S.IK., M.Si mendorong masyarakat untuk mampu memenuhi kehidupan sehari-hari itu dengan bercocok tanam, di situasi gejolak naiknya harga pangan seperti saat ini untuk mencegah kelangkaan bahan pangan.

Kapolres juga akan memberikan bimbingan kepada mayarakat agar tidak terlalu resah dengan kenaikan bahan pangan dan BBM.
Sementara itu, Kajari Buton, Ledrik Viktor Mesak Takaendengan, S.H, M.H mengatakan bahwa perlu adanya percepatan antisipasi, mengurangi kekhawatiran dan kecemasan masyarakat serta mendeteksi dini potensi-potensi yang memungkinkan terjadinya perkembangan inflansi di daerah.
Untuk membangun pergerakan cepat Kajari Buton membentuk gugus tugas untuk pengendalian inflansi di Kabupaten Buton.

“Gugus tugas adalah satuan lintas instansi vertikal dan pemerintahan daerah yang ditugaskan untuk mempercepat mengembangan informasi dan menjadi pergerakan cepat dengan melakukan patroli di lapangan,” kata Kajari Buton.
Kajari berharap gugus tugas ini dapat membantu Forkopimda, dan pemerintah daerah untuk bisa mendekteksi dini setiap laporan di lapangan. Sehingga penyelesaian masalah dapat dipecahkan dengan cepat.
Kepala Kantor Statistik Kabupaten Buton, Zablin, SST., M.Si mengatakan dalam menanganan percepatan inflansi, BPS membantu penanganan melalui pengimputan data di setiap bulannya melalui data grafik.

Setelah rapat koordinasi Tim Pengendalian Infalansi Daerah Kabupaten Buton Pj. Bupati Buton bersama Forkopimda serta OPD Lingkup Pemkab Buton turun melakukan operasi pasar di Pasar Kalako dan Pasar Sabo. (*)

