PANDUANRAKYAT, WAKATOBI- Nelayan Wakatobi dikejutkan dengan sesosok mayat yang mengapung di sekitar Karang Kapota, Kabupaten Wakatobi, Sabtu (9/3/2024).
Korban yang belum diketahui identitasnya itu kemudian di laporkan kepada pihak kepolisian setempat. Selanjutnya, Polres Wakatobi meminta bantuan Pos SAR Wakatobi untuk melakukan evakuasi.
Penemuan mayat ini terjadi bersamaan ditengah gencarnya pencarian nelayan bernama Ruasa Warga Desa Mola Nelayan Bakti Kecamatan Wangi-wangi. Pencarian pria 63 tahun itu telah mamasuki hari ketiga.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) Kendari, Muhamad Arafah menjelaskan pada pukul 12.40 Wita, koordinator Pos SAR Wakatobi mendapatkan laporan penemuan jenazah tanpa identitas di perairan karang Kapota bagian selatan Perairan Kompoone. Tim SAR diminta untuk mengevakuasi mayat oleh Polres Wakatobi.
“Penemuan tersebut telah diketahui oleh pihak keluarga korban yang masih dicari hingga saat ini, namun dengan melihat tanda-tanda dari jenazah tersebut menurut keterangan anak korban bukanlah orang tua mereka yang masih dalam pencarian,.
Selanjutnya temuan jenazah tersebut dievakuasi dam diserahkan kepada Tim inafis polres Wakatobi Pada pukul 15.12 Wita,” Ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (9/3/2024).
“Pada pukul 17.00 Wita Tim SAR Gabungan menghentikan sementara Ops SAR dan akan dilanjutkan kembali besok pagi pada pukul 07.00 Wita,” Sambungnya.
Diketahui, Ruasa dilaporkan hilang setelah keluar menjalan ikan pada Kamis 7 Maret 2024 pukul 06.00 Wita, disekitar perairan karang kapota dengan menggunakan longboat dimana kebiasaan korban kembali dari melaut sekitar pukul 16.30 Wita.
Namun, pada pukul 13.12 Wita longboat milik korban ditemukan oleh nelayan bernama Bonar disekitaran perairan karang kapota dalam kondisi mesin hidup dan berputar tidak terkendali, selanjutnya nelayan tersebut membawa longboat milik korban tersebut menuju Desa Mola Bahari, Pencarian telah dilakukan oleh keluarga korban namun hingga informasi ini diterima dengan hasil nihil. (*)

