Panduanrakyat
Buton

Usul Pembangunan Laboratorium Kesehatan, Kadinkes Buton Temui Direktorat Fasyankes Kemenkes RI

PANDUNRAKYAT, BUTON- Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buton, Syafaruddin, SKM, MKes menemui Ketua tim Fasilitas Kesehatan, Direktorat Fasilitas Kesehatan (Fasyankes) Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI, Eli Purnama, di Kota Jakarta Selatan, Jumat (10/2/2023) lalu.

Pertemuan Syafar dengan Eli membahas dan menyerahkan proposal pembangunan laboratorium kesehatan Kabupaten Buton DAK 2024.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buton, Syafaruddin pengajuan proposal itu karena mengingat kondisi bangunan laboratorium di Buton saat ini sudah memprihatinkan. Sehingga berjalan tidak maksimal.

“Laboratorium kesehatan kita kan memprihatinkan dia punya bangunan yang di sampingnya rujab itu,” ujar dia saat ditemui diruang kerjanya, gedung B, lantai I, kompleks perkantoran Pemkab Buton, Takawa, Pasarwajo, Rabu (15/2/2023).

“Berfungsi cuma tidak terlalu maksimal. Gedungnya tidak representatif. Dulukan gedung laboratorium kesehatan kita ada di Baubau di dekat stadion itu. Kemudian pindah di Pasarwajo,” tambahnya.

Syafar menjelaskan pembangunan laboratorium itu membutuhkan anggaran Rp 6 Miliar. Rinciannya, untuk bangunan Rp 3 Miliar dan Sarana Prasarana Rp 3 Miliar.

“Jadi itu, kita usul ke kementrian kesehatan melalui dana DAK 2024 itu pertama pembangunan gedungnya. Pembangunan gedungnya itu kurang lebih Rp 3 Miliar. Berlantai dua. Sesuai dengan standar laboratorium kesehatan daerah kabupaten. Prototipenya itu dari kementrian kesehatan. Ruang-ruangannya itu sudah ada protetipe dari kementrian kesehatan,” jelasnya.

“Tetapi itu bukan rehabilitasi, bangun baru. Kemudian ada juga sarana prasarana yang kurang lebih 3 Miliar juga,” sambungnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan kehadiran laboratorium sangat penting untuk melayani masyarakat. Misalnya, pemeriksaan gula darah, pemeriksaan darah rutin lainnya, seperti kolesterol dan pemeriksaan kesehatan jemah haji.

Lanjut, kadis mengaku saat penyerahan proposal itu, pihaknya disambut baik pihak kementrian.

“Penyerahan proposal tidak ada kendala. Dari kementrian kesehatan menyambut baik,” jelasnya. (Gus)