PANDUANRAKYAT, BUTON- Isu tak sedap sempat menghampiri lurah Kamaru, Kecamatan Lasalimu, Kabupaten Buton.
Pasalnya, korban kebakaran menuding hingga melaporkan Lurah Kamaru, Marlina atas dugaan menggelapkan uang donasi untuk korban Kebakaran rumah di Kelurahan Kamaru sebesar Rp 30 juta lebih.
Terkait isu tak sedap itu, Marlina pun membantahnya. Kata dia tidak ada niat menggelapakan donasi, hanya saja rekening milik suaminya tempat uang donasi itu disimpan diduga dibobol hacker.
Uang sumbangan dari Pendonor Bantuan Kemanusiaan korban kebakaran di Kelurahan Kamaru senilai Rp 30 juta lebih ikut amblas sebelum diterima korban.
Kata dia soal rekening dibobol hacker itu merupakan bagian masalah pribadi dirinya, sedangkan dana donasi masyarakat adalah tanggung jawabnya sebagai pimpinan di Kelurahan Kamaru.
Sebagai bentuk tanggung jawab, dirinya difasilitasi Polsek Lasalimu dan Pemerintah Kecamatan Lasalimu menyerahkan donasi itu sebesar Rp 30 juta lebih kepada Polsek Lasalimu untuk kemudian diserahkan kepada korban kabakaran.
Penyerahan berlangsung di Kantor Polsek Lasalimu, Kelurahan Kamaru, Senin (9/3/2026).
Lurah menjelaskan, untuk penyerahan donasi kepada korban kebakaran, pihak Polsek Lasalimu masih menunggu Kapolsek dan Camat Lasalimu. Rencana bila sore ini Kapolsek dan camat tiba dari luar Kecamatan Lasalimu, bantuan baru akan salurkan kepada para korban kebakaran.
“Kalau sore tiba, sore diserahkan kepada korban, kalau tidak berarti nanti besok,” Ujar dia kepada Panduanrakyat.com, Senin (9/3/2026).
Usai menyerahkan donasi itu, Lurah Kamaru memohon maaf kepada para korban atas keterlambatan penyaluran donasi. Kata dia hal ini bukan unsur kesengajaan melainkan bentuk kelalaian yang berimplikasi terhadap terhambatnya penyaluran uang donasi. (*)

