PANDUANRAKYAT, BUTON- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton) di Desa Barangka, Kecamatan Kapontori, Kabupaten Buton berperan aktif dalam peningkatan mutu pendidikan dengan memfasilitasi pelaksanaan Workshop Pembelajaran Mendalam Bagi Tenaga Pendidik di SD Negeri 48 Buton dan Guru SDN 13 Buton.
Giat ini dipusatkan di SD Negeri 48 Buton, pada Rabu 15 Oktober 2025.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dasar dalam mendukung pengembangan profesionalisme guru.
Workshop ini bertujuan untuk memberikan ruang belajar dan berbagi pengetahuan bagi para tenaga pendidik dalam menerapkan strategi pembelajaran yang inovatif, berpusat pada siswa, serta relevan dengan kebutuhan pendidikan masa kini.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN UM Buton berperan sebagai fasilitator yang membantu kelancaran kegiatan mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan hingga dokumentasi. Mahasiswa turut mendukung jalannya workshop dengan mengatur alur acara, menyiapkan sarana dan prasarana, serta membantu para peserta dalam sesi diskusi dan praktik pembelajaran.
Para pemateri utama berasal dari tenaga pendidik profesional dan praktisi pendidikan yang di undang khusus untuk membawakan materi seputar pembelajaran mendalam (deep learning) dan penerapannya di sekolah dasar. Mahasiswa KKN mendampingi peserta selama kegiatan berlangsung, memastikan seluruh rangkaian berjalan dengan tertib, interaktif dan kondusif.
Workshop ini di selenggarakan dengan tujuan memperkenalkan konsep pembelajaran mendalam- yakni pendekatan belajar yang tidak hanya berfokus pada hafalan, tetapi juga pada pemahan, refleksi, dan penerapan konsep dalam kehidupan nyata. Guru diajak untuk memahami bagaimana pembelajaran dapat diarahkan agar siswa lebih aktif, berpikir kritis, serta mampu mengaitkan pengetahuan dengan pengalaman sehari-hari.
Selain itu, kegiatan ini juga memperkenalkan metode pembelajaran berbasis proyek (Projeck-Based Learning), pemanfaatan media digital, serta strategi penguatan karakter siswa melalui aktivitas belajar yang kreatif dan kontekstual.
Workshop diikuti oleh para guru dari SD Negeri 48 Buton dan SD Negeri 13 Buton diwilayah Barangka. Suasana kegiatan berlangsung aktif dan penuh semangat. Setiap peserta diberi kesempatan berdiskusi, menyampaikan pengalaman mengajar, serta mencoba menyusun rancangan pembelajaran berbasis proyek.
Mahasiswa KKN turut mendampingi guru dalam simulasi penggunaan alat bantu pembelajaran digital dan visual sederhana. Pendekatan kolaboratif ini menciptakan suasana workshop yang interaktif dan menyenangkan, sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa dan para pendidik.
Kepala Sekolah SD Negeri 48 Buton, Tamsil Faya, S.Pd.I., menyampaikan apresisasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “Workshop ini sangat membantu guru-guru dalam menambah wawasan dan keterampilan mengajar. Terima kasih kepada mahasiswa KKN UM Buton yang telah memfasilitasi kegiatan ini denga baik. Kami berharap kerja sama seperti ini dapat terus dilanjutkan dimasa mendatang,” ujarnya.
Perwakilan mahasiswa KKN, Fitrian Pradiha, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa dalam mendukung pengambangan kualitas pendidikan di daerah. “kami hadir bukan sebagai pengajar, tetapi sebagai pendamping dan fasilitator yang membantu menciptakan ruang belajar bersama bagi guru. Harapan kami hasil dari workshop ini dapat di terapkan secara nyata dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah,” ungkapnya.
Selain itu, para guru berharap agar kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, dengan tema-tema yang terus menyesuaikan perkembangan pendidikan. Melalui kegiatan ini, mereka merasa termotivasi untuk terus belajar dan berinovasi dalam mengembangkan metode mengajar yang efektif dan menarik bagi siswa.
Dr. Andrianto Arifin, S.Pd., M.Pd sebagai Ketua Tim Pemateri menuturkan, kegiatan workshop Diseminasi pembelajaran yang diadakan di SDN 48 kabupaten buton adalah kegiatan Diseminasi yang ketiga merupakan kegiatan Imbas yang bertujuan untuk menciptakan peserta didik yang mandiri, kompoten serta memotivasi peserta agar lebih kritis dan kreatif mampu berkolaboratif dalam proses belajar mengajar yang menyenangkan, mengarahkan fokus pada tujuan pembelajaran, serta mendorong tindak lanjut setelah kegiatan. Kegitan ini juga diharapkan menjadi sumber inspirasi bagi sekolah lain sehingga peningkatan mutu pendidikan tidak hanya terjadi di satu sekolah tetapi menyebar keseluruh komunitas pendidikan.
Kegiatan Workshop Pembelajaran Mendalam bagi Tenaga Pendidik ini menjadi bukti nyata komitmen mahasiswa KKN UM Buton dalam mengabdi kepada masyarakat melalui bidang pendidikan. Meskipun hadir sebagai fasilitator, kehadiran mahasiswa berperan penting dalam mendukung keberhasilan acara dan menciptakan suasanan belajar yang kolaboratif.
Sinergi antara pihak sekolah, praktisi pendidikan, dan mahasiswa diharapkan dapat terus berlanjut untuk memperkuat kualitas pendidikan dasar di Kabupaten Buton. Melalui kegiatan seperti ini, KKN UM Buton menegaskan peran mahasiswa bukan hanya sebagai pelajar di bangku kulah, tetapi juga sebagai agen perubahan yang aktif berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter. (*)

