PANDUANRAKYAT, WAKATOBI- Kantor Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) Kendari bersama tim SAR gabungan sudah seminggu melakukan pencarian terhadap anak buah kapal (ABK) KM Akbar Jaya, Hamza (30), yang jatuh disekitar perairan laut Banda saat melakukan perjalanan dari Fak-fak menuju Takalar.
Tepatnya Arah timur pulau Wanci atau sekitar 58 NM.
Hasilnya, hingga hari ini Hamza Warga Desa Galesong, Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan itu belum ditemukan.
Seteleh dilakukan koordinasi, akhirnya diputuskan pencarian Hamza dihentikan pada Jumat (6/10/2023) atau setelah tujuh pencarian.
“Mengingat Ops SAR telah memasuki hari ke- 7 dan belum ditemukannya tanda-tanda keberadaan korban, Ops SAR terhadap 1 orang nelayan yang terjatuh dari kapal KM Akbar Jaya disekitar perairan laut Banda saat melakukan perjalanan dari Fak-fak menuju takalar dimana LKP Arah timur pulau wanci sekitar 58 NM dinyatakan ditutup, seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) Kendari, Muhamad Arafah dalam keterangan tertulisnya, Jumat (6/10/2023).
Lanjut, Muhamad Arafah menjelaskan Ops SAR dapat dibuka kembali apabila diketemukan tanda-tanda keberadaan korban. (Gus)

