Panduanrakyat
Advertorial

Sekda Buton Asnawi Jamaluddin Buka Pemberian Makanan Tambahan Anak di Lokus Stunting Desa Wolowa

PANDUANRAKYAT, BUTON- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buton, Asnawi Jamaluddin, S.Pd., M.Si yang juga Ketua Tim Penanganan Penurunan Stunting membuka Pemberian Makanan Tambahan Anak. Kegiatan program Dharma Wanita Perempuan (DWP) Kabupaten Buton itu dilakukan di Lokus Stunting di Puskesmas Wolowa, Desa Wolowa, Kecamatan Wolowa, Rabu 13 September 2023.

Turut hadir dalam Kunjungan Lapangan Dharma Wanita Perempuan (DWP) Kabupaten Buton tersebut, Ketua DWP Kabupaten Buton, Ny. Kiki Amalia Asnawi, Kadis Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak (PPA) Kabupaten Buton, Ilham Habo Nibu, S.P., Camat Wolowa, Kepala Puskesmas (Kapus) Wolowa dan para Anggota Dharma Wanita Perempuan (DWP) Kabupaten Buton.

Pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buton, Asnawi Jamaluddin, S.Pd., M.Si menjelaskan dirinya atas nama pribadi mengapresiasi kegiatan ini. Diharapkan pemberian makanan tambahan ini dapat meningkatkan komitmen dari seluruh pihak dalam menurunkan stunting di Buton.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Buton, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya acara ini. Selamat datang kepada seluruh peserta dan narasumber kegiatan pada hari ini untuk generasi bebas stunting. Teriring harapan, acara ini dapat meningkatkan komitmen dari seluruh pihak yang hadir dalam menanggulangi permasalahan stunting bersama-sama, serta program yang telah dirancang mampu direalisasikan dengan baik,” apresiasi Sekda Buton dalam membuka sambutannya dalam acara tersebut.

Mantan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buton itu berharap dengan berjalannya kegiatan tersebut bisa berdampak pada target pemerintah tentang penurunan stunting menjadi 14% pada tahun 2024 serta dapat terwujudnya Kabupaten Buton bebas stunting.

“Diharapkan berjalannya program dan kerjasama sinergis ini, dapat berkontribusi untuk mencapai target 14% stunting pada tahun 2024. Bahkan jika bisa, mari kita berupaya untuk mewujudkan Kabupaten Buton bebas stunting,” harapnya.

Lebih lanjut, Asnawi menjelaskann Pemerintah Kabupaten Buton sangat serius dalam upaya penurunan angka stunting dengan mengeluarkan Surat Keputusan Bupati Buton nomor 359 tahun 2022 tentang perubahan atas keputusan Bupati Buton nomor 117 tahun 2022 tentang tim percepatan penurunan stunting di Kabupaten Buton.

“Pemerintah Kabupaten Buton menunjukkan keseriusan dalam penanganan stunting, salah satunya melalui Surat Keputusan Bupati Buton, nomor 359 tahun 2022 tentang perubahan atas keputusan Bupati Buton nomor 117 tahun 2022 tentang Tim Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Buton, yang di dalamnya telah termaktub dan melibatkan multi perangkat daerah. Termasuk Dinas Pekerjaan Umum dan penataan ruang, yang membidangi upaya penyediaan air bersih dan jamban sehat di lokus stunting, melalui kegiatan dak air minum dan dak sanitasi,” jelasnya.

Diakhir sambutannya Sekda Buton berharap kegiatan yang dilaksanakan tersebut dapat memberikan dampak positif dalam Upaya penanganan stunting di Kabupaten Buton sehingga dimasa depan daerah ini dapat memiliki generasi yang sehat dan cerdas.

“Saya harap acara penyuluhan stunting yang kita laksanakan pada hari ini, dapat memberikan kontribusi yang positif dalam upaya pencegahan stunting di Kabupaten Buton, dan membantu menciptakan generasi yang sehat dan cerdas,” tutupnya.

Selain pemberian makanan tambahan kepada anak, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pelayanan posyandu dan lansia di puskesmas tersebut. (*)