BAUBAU,PANDUANRAKYAT.COM – PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) Energi Primer Indonesia (EPI) menggelar kegiatan kolaborasi perlindungan keragaman hayati dan ekosistem kelautan melalui kegiatan konservasi terumbu karang di wilayah perairan Kecamatan Lea-lea Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) yang dipusatkan di lapangan sepakbola Kelurahan Kalia-lia, Rabu 25 Juni 2025.
Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau yang turut hadir juga memberikan dukungan terkait rencana penambahan daya melalui pembangunan pembangkit listrik tenaga minyak dan gas (PLTMG) yang memiliki kapasitas 30 megawatt seperti PLTMG Kalia-lia yang saat ini telah terbangun.
General Manager Unit Proyek Gas dan BBM PT PLN EPI, Agud Purnomo menyampaikan konservasi terumbu karang diharapkan dapat mencegah dampak negatif terhadap lingkungan dan pemenuhan kepatuhan perusahaan terhadap lingkungan.
Agus mengaku pihaknya telah melakukan kajian sosial dan kolaborasi bersama perwakilan tiga masyarakat dari Kelurahan Kolese, Kalia-lia dan Lowu-lowu. Pihaknya berterima kasih atas dukungan tersebut.
Agus menjelaskan pihaknya memahami terumbu karang sangat berperan penting terhadap ekosistim pesisir dalam menjaga keseimbangan habitat biota laut serta pelindung dari gelombang besar. Olehnya itu PLN EPI mendukung program konservasi lingkungan berupa penanaman terumbu karang.
Selain itu, pihaknya juga bakal melakukan pemberdayaan petani rumput laut, rehabilitasi manggrove. “Kami meminta dukungan masyarakat dan semua pihak karena ini akan mendukung ketahanan listrik,” ujarnya.
Senior Manager Perjanjian, Pertanahan, Komunikasi PT PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi, Nur Akhsin mengatakan pihaknya akan membangun gardu induk dan transmisi PLTMG dengan kapasitas sebesar 30 Megawatt yang rencananya mulai dikerjakan pada tahun 2026 mendatang.
“Kita akan membangun mulai pertengahan tahun 2026. Saat ini kami tengah melakukan pra rekonstruksi. Kami harus mengurus perijinan pada RTRW (Rencana tata ruang wilayah),” ungkapnya.
Ia menyebut, pihaknya membutuhkan lahan milik Pemkot Baubau seluas tiga hektar. Akhsin berharap Pemkot membantu memudahkan prosesi administrasi lahannya.
“Nantinya akan bertambah dari 30 Megawatt menjadi 60 megawatt sehingga kesejahteraan listrik menjadi lebih baik lagi,” katanya.
Ditempat sama, Mewakili Wali Kota Baubau, Pj Sekda, MZ Amril Tamim menegaskan Pemkot Baubau mendukung rencana penambahan pembangunan PLTMG berkapasitas 30 megawatt. Ia menyampaikan Wali Kota, Yusran Fahim mendukung rencana yang berkaitan langsung dengan pelayanan masyarakat khususnya dalam pelayanan dasar yakni tersedia kebutuhan listrik yang cukup.
“Kami mendukung percepatan-percepatan khusus diaset pemerintah yang akan dibangun ini. Tentunya yang menjadi syarat administrasi bisa dipercepat sehingga tidak ada kendala dan masalah,” pintanya.
Reporter : Ardilan

