BAUBAU,PANDUANRAKYAT.COM – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bekerja sama dengan Australian Federal Police (AFP) menggelar kegiatan community awareness atau sosialisasi pencegahan tindak pidana penyelundupan manusia di Aula Kantor Kelurahan Bone-Bone, Kecamatan Batupoara, Kota Baubau, Rabu 08 April 2026.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya serta dampak hukum dari praktik kejahatan transnasional berupa penyelundupan manusia.
Sosialisasi menghadirkan sejumlah narasumber dari Divhubinter Polri dan perwakilan AFP yakni Kabagbatnas Set NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri, Kombes Pol Fibri Karpiananto, serta Ipda Yusuf Rizki Maulana dari PS Pamin Subbagmonevtas Bagbatnas Set NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri.
Dari pihak AFP hadir Federal Agent, Chad Aston yang bertugas sebagai AFP Liaison Officer serta Lukman Anas sebagai staf lokal AFP.
“Untuk hari ini kami bekerja sama mengantisipasi terjadinya people smuggling atau penyelundupan manusia. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kewaspadaan masyarakat,” ungkap Kombes Pol Fibri.
Ia mengaku Mabes Polri telah lama menjalin kerja sama dengan AFP dalam berbagai upaya penanganan kejahatan lintas negara.
Fibri menerangkan pihaknya memilih Kelurahan Bone-Bone sebagai lokasi sosialisasi karena nelayannya dikenal aktif melaut. Menurutnya, aktivitas nelayan yang kerap melaut hingga perairan lepas berpotensi dimanfaatkan oleh jaringan penyelundupan manusia.
“Kami berharap para nelayan tidak sampai menjadi fasilitator, korban ataupun pelaku dalam praktik penyelundupan manusia,” ujarnya.
Fibri mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas mencurigakan, terutama yang melibatkan orang asing atau perjalanan laut yang tidak jelas tujuannya.
“Jika ada kejadian yang mencurigakan terkait penyelundupan manusia, segera laporkan kepada Polri atau aparat terkait. Kami bersama AFP akan menindaklanjuti melalui proses penyelidikan,” katanya.
Ia menambahkan wilayah pesisir menjadi salah satu titik rawan karena jalur laut kerap digunakan sebagai rute menuju Australia.
Pada kegiatan di Baubau, sosialisasi dilakukan di tiga lokasi, yakni di Kelurahan Bone-Bone, Bandara Betoambari, serta Polres Baubau yang menyasar para penyidik. Kegiatan serupa sebelumnya telah dilaksanakan di beberapa daerah lain di Sulawesi Tenggara yakni Kabupaten Muna dan Kota Kendari.
Reporter : Ardilan

