Panduanrakyat
Buton

Pj Bupati Basiran Beri Kode Rampingkan OPD di Buton

PANDUANRAKYAT, BUTON-Penjabat (Pj) Bupati, Drs. Basiran M.Si memberi kode akan menata kembali atau merestrukturisasi organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemkab Buton.

Penataan ini sekaligus memberi kode adanya kemungkinan perampingan jumlah OPD dan penyetaraan jabatan struktural ke fungsional diawal kepemimpinannya.

Menurutnya, jumlah OPD salah satu penyebab yang mempengaruhi beban keuangan daerah.

Namun, rencana restrukturisasi ini, kata dia terlebih dahulu perlu dibicarakan bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Buton untuk dilakukan Job Fit.

Lanjut, Ia menegaskan apa yang direncakannya sudah sesuai dengan SK, dimana tugas penjabat kepala daerah tidak ada bedanya dengan kepala daerah yang definitif. Bisa mengatasi, bisa mencabut semua ijin-ijin yang dikeluarkan oleh kepala daerah sebelumnya.

“Dari Uraikan di dalam ekosistem termasuk tugas-tugas pemerintahan dan pembangunan tetapi tentu kita harus perlu evaluasi dulu apa sih persoalannya berikutnya tentu dalam Bidang birokrasi pemerintahan kita harus melihat struktur organisasi saat ini kan sudah ada perintah namanya penyetaraan jabatan struktural ke fungsional. Oleh sebab itu harus kita lakukan restrukturisasi organisasi daerah Apakah organisasi perangkat daerah ini besar dengan APBD Rp 600 miliar lebih bisa saya gas atau tidak,” ujar dia diruang kerjanya, kantor BPKAD Sultra lantai II belum lama ini.

“Kalau kita evaluasi terlalu gemuk maka kita lakukan restrukturisasi pengurangan bisa pengurangan itu penggabungan beberapa satuan kerja Perangkat daerah. Tetapi itu ada rumus ada aturannya kita ambil aturannya dan aturan yang kita pakai pakai koefisien dan nilai-nilai yang tidak direkayasa sehingga nilai itulah yang bisa kita ambil contoh misalnya 34 SKPD setelah kita lakukan evaluasi tinggal misalnya 25 Oleh sebab itu setelah 25 OPD kita ajukan ke DPR untuk yang mengisi ini kita undang namanya kita undang dari tim Seleksi Job Fit ini apa gunanya. Gunanya untuk Mengetahui potensi yang dimiliki dari masing-masing kepala satuan kerja Perangkat daerah,” Sambungnya. (*)