PANDUANRAKYAT, BUTON-Penjabat Bupati Buton Drs. Basiran, M.Si secara simbolis menyerahkan bantuan ketahanan pangan dana desa tahun 2022 di Kecamatan Siotapina. Serah terima bantuan itu dipusatkan di kantor kecamatan setempat, di Desa Kumbewaha, Sabtu (3/9/2022).
Penyerahan bantuan itu, Basiran sekaligus memberikan dua penghargaan kepada Kepala desa (Kades) yaitu Kepala Desa Kumbewaha, Muharuddin dan Kepala Desa Kuraa, Irwan. Kunjungan ini tercatat sebagai kunjungan perdana Pj Bupati Basiran di luar Ibu Kota Kabupaten Buton.

Pada kunjungan kerja (Kunker) itu, Basiran di sambut antusias warga setempat, terlihat ada pengalungan bunga, tarian Mangaru. Selain itu, Basiran juga disambut dengan selawat oleh Majelis Ta’lim di Kecamatan Siotapina.
Camat Siotapina, Muhamad Ridwan mengaku masyarakat merasa bangga karena menempatkan Siotapina sebagai kunjungan pertama Basiran semenjak dilantik.
Ditambah lagi, kehadirannya Basiran di tengah-tengah masyarakat Kecamatan Siotapina membawa angin segar dan kesan yang sangat mendalam sekaligus menjadi langka awal untuk membantu memikirkan gerak laju pembangunan Kabupaten Buton kearah yang lebih baik lagi di segala sektor terkhusus di wilayah Kecamatan Siotapina.
“Dan untuk mengingat kembali di masa kepemimpinan beliau menjadi nilai plus karena di Kecamatan Siotapina banyak kenangan tersendiri yang tidak bisa di lupakannya terlebih lagi kami masyarakat Siotapina, itu semua karena Pj Bupati Buton Drs. Basiran, M.Si pernah memimpin kami sebagai Camat Siotapina,” tururnya pula.

Lanjutnya, kegiatan hari ini merupakan pemanfaatan dana desa dengan program ketahanan pangan, di mana kegiatan tersebut sudah dilaksanakan sejak di tahun 2021 lalu oleh pemerintah desa sebagai mana yang diharapkan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dan hari ini sudah di rasakan manfaatnya oleh masyarakat yang berpenghasilan rendah baik petani mau pun nelayan.
Ia juga menambahkan bahwa sejak adanya dana desa dari tahun 2015 lalu, di Kecamatan Siotapina dari sebelas desa tidak ada yang tersandung korupsi dan sampai menjadi tersangka salah penyalahgunaan anggara DD, semoga prestasi ini dapat dipertahankan terus menerus
“Apa lagi di tahun 2022 ini program dana desa mulai membuahkan hasil melalui program ketahanan pangan di antaranya pengadaan bibit jeruk, bibit sayuran, pupuk, obat pencegahan hama, jaring dan yang lainnya” ucapnya saat di temui Panduanrakyat.com, di pelantara kantor Camat Siotapina.
“Itu semua di buktikan dengan dua desa pada tahun 2021 lalu yang memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produksi yaitu Kepala Desa Kuraa Dan Kepala Desa Kumbewaha,” tambanya.
Sementara itu, Pj Bupati Buton Drs. Basiran, M.Si menjelaskan dirinya hadir ditengah-tengah masyarakat sengaja mengajak seluruh OPD agar melihat dan mendengar langsung apa yang menjadi permasalahan masyarakat agar bisa di rumuskan dan di selesaikan.

Tidak hanya itu, meilihat gerakan Camat Siotapina, membuatnya salut, karena dia betul paham apa yang menjadi kendala di wilayahnya, karakteristik masyarakat, paham terhadap potensi yang ada, sertapaham betul tentang wilayahnya, itu semua tidak terlepas dari sport dari seorang istri dan tentu dikunhan dari aparat penegak hukum.
“Juga saya juga berterimah kasih kepada Kapolsek Siotapina yang sudah membantu camat dalam menjaga Kamtibmas di Siotapina ini. Saya berpesan pada Kapolsek untuk selalu membantu camat dalam hal mencegah terjadinya keributan dan kekisruhan di masyarakat terutama yang bersumber awal dari miras karena itu adalah sumber dari mala petaka dan apa lagi sudah merambahnya obat-obatan terlarang dan bahan adiktif lainnya yang dapat merusak generasi muda seperti lem dan lainnya,” tuturnya.
“Saya juga ucapkan selamat kepada para kepala desa yang sudah mendapakkan pengahargaan pemanfaatan lahan pekarangan dan ini semoga menjadi contoh buat kepala desa yang lainnya,” tambahnya
Mantan Camat Siotapina itu juga berharap agar perda tentang ketahanan pangan secepatnya disahkan, karena saat ini masih dalam tahapan singkronisasi. Dan jika itu terlaksana maka ia yakin, Kabupaten Buton akan menjadikan kabupaten yang pertama memiliki perda tentang lumbung ketahanan pangan daerah, apa lagi di Siotapina ini menjadi salah satu lumbung pangan Buton.

“Apa yang di ucapkan Camat Siotapina itu benar bahwa saya pulang kampung karena Kecamatan Siotapina ini saya merupakan camat pertama yang dulu memiliki nama Kecamatan Pembantu Siotapina merupakan pemekaran dari Kecamata Lasalimu yang mana Ibu Kota Kecamatan Siotapina di Ambuwau dan akhirnya di mekarkan juga Lasalimu Selatan, dan Siotapina di ambil alih ke Kumbewaha sebagai ibu Kota Kecamatan dan itu semua berdasarkan SK pelantikan saya sebagai camat dan ini hari menjadi obat kerinduan saya pada masyarakat Siotapina,” jelasnya.
Hadir acar tersebut, turut Hadir Pj Bupati Buton Drs. Basiran, M.Si, Anggota DPRD Buton Sabarudin Paena, Asisten I Ali Mani, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, La Lodi, para OPD Kabupaten Buton, Camat Siotapina Muhamad ridwan, Kapolsek Siotapina Iptu Herman Mota, Kepala Desa Se-Kecamata Siotapina, Kepala Sekolah dan SD Se-Kecamatan Siotapina dan tokoh adat serta tokoh masyarakat.
Peliput: Toni Armin Syah

