PANDUANRAKYAT, WAKATOBI- Empat orang nelayan Mola, Wanci yang sempat dinyatakan hilang saat menuju Wakatobi dari pulau 7 Ambon dengan menggunakan Kapal pencari ikan GT 5 tenggelam di perairan sebelah utara Wakatobi, akhirnya ditemukan selamat.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Muhamad Arafah menjelaskan mereka ditemukan oleh nelayan Waha terombang-ambing di tengah laut menggunakan rakit sekitar 10 NM Arah barat laut dari perkiraan Last Known Position (LKP) dan korban dibawa ke Desa Waha.
“Pada pukul 07.35 Wita terima info dari kepala desa waha yang melaporkan penemuan 4 orang korban oleh nelayan waha dimana ke- 4 korban tersebut ditemukan terombang ambing dilaut dengan menggunakan rakit sekitar 10 NM Arah barat laut dari perkiraan LKP dalam keadaan selamat dan korban dibawa ke Desa Waha,” ujar dia dalam riketerangan tertulisnya, Rabu (30/8/2023).
“Pada pukul 07.40 Wita Tim SAR Gabungan mengarah ke Desa Waha untuk memastikan kebenaran informasi tersebut,” jelasnya.
Lanjut, Arafah menjelaskan pada pukul 08.44 Wita setelah memastikan kondisi korban, Tim SAR Gabungan mengevakuasi 4 orang POB kapal menuju Pelabuhan Marina Wanci dan diserahterimakan kepada pihak keluarga.
“Dengan ditemukannya ke- 4 orang. POB kapal tersebut dalam keadaan selamat, Ops SAR kecelakaan kapal terhadap 1 Buah Kapal pencari ikan GT 5 dengan POB 4 orang tenggelam di perairan sebelah utara Wakatobi dinyatakan selesai dan ditutup, seluruh unsur yang terlibat di kembalikan ke kesatuannya masing-masing,” jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, kapal pencari ikan GT 5 pemuat empat nelayan Mola, Wanci dilaporkan tenggelam setelah diterjang gelombang setinggi dan angin kencang di perairan sebelah utara Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Rabu (30/8/203).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Muhamad Arafah menjelaskan kapal nelayan tersebut dilaporkan tenggelam dalam perjalanannya dari pulau 7, Ambon menuju Wanci, Wakatobi pada Jumat 25 Agustus 2023 pukul 10.00 Wita.
“Dalam pelayarannya, kapal tersebut mendapat Cuaca buruk tinggi gelombang dan angin kencang sekitar pukul 05.00 Wita keesokan harinya di tanggal 26 Agustus 2023 yang mengakibatkan kapal tenggelam,” ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Rabu (30/8/2023).
Lanjut, ia menjelaskan dalam peristiwa itu, pelapor atas nama Kindarson keluarga korban meyebutkan awak kapal tersebur sempat berkomunikasi dengan kapten kapal (Dilen) dan sempat menyebutkan posisi para korban pada haluan 60° dari pulau Wanci. Pencarian telah dilakukan oleh pihak keluarga dengan hasil nihil hingga informasi ini diterima.
“Berdasarkan informasi tersebut diatas, pada pukul 07.00 Wita Tim Rescue Pos SAR Wakatobi diberangkatkan menuju LKP dengan menggunakan RIB untuk memberikan bantuan SAR. Jarak tempuh LKP dengan Pos SAR Wakatobi sekitar 34 NM,” tandasnya.
Adapun data korban, Dilen (27), Adin (20), Nasar (17) dan Ari (19). Semuanya warga Mola, Wakatobi. (Gus).

