PANDUANRAKYAT, BUTON-Gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) 13 Buton di Barangka, Kecamatan Kapontori terendam banjir saat hujan deras melanda wilayah itu pada Rabu (2/11/2022).
Ketinggian air mencapai 50 sentimeter hingga merendam dua ruangan dan kursi.
Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 13 Buton, La Zuni S.Pd.SD menjelaskan banjir di sekolah yang memiliki 221 siswa ini terjadi sejak wilayah itu diguyur hujan sekira pukul 09.00 Wita pagi. Hingga siang ini air masih terus merendam sekolah tersebut.
“Setiap dia hujan dia banjir sekolahnya kita ini. Dia masuk dalam kelas. Yang terendam ada dua ruangan termasuk dengan WC,” ujar dia saat dihubungi Panduanrakyat.com lewat telepon, Rabu (2/11/2022).
Lanjut, ia menyebutkan meski demikian, aktivitas pembelajaran di sekolah itu tetap berjalan. Hanya saja, pihaknya terus memantau aktivitas para murid agar terhindar dari banjir.
“Untuk saat ini anak-anak kita khususkan saja di ruangan yang tidak terendam baniir. Anak-anak ini kita amankan supaya jangan dia keluar di luar karena dia agak kencang ini banjir-banjir ini kerena semua pembuangan air dari lapangan di Barangka ini semuanya turun sampai dibawah ini. Termasuk air hujan yang dari SD 2 Barangka, SD 48 itu larinya ke sini,” jelasnya.
Labih lanjut, ia menjelaskan akibat sering dilanda banjir tiap hujan turun, ruangan yang terendam banjir ini sudah tidak dipakai untuk aktivitas belajar mengajar sejak tahun 2018.
“Kelas ini sudah kita tidak pake, karena itumi setiap kali hujan tetap masuk di dalam. Saat ini kita sudah jadikan gudang dan tenis meja,” tandasnya.
“Harapan kami ini supaya pemerintah daerah memperhatikan sekolah kami, karena kami ini salah satu sekolah penggerak yang didalamnya itu ada MoU pemerintah daerah dengan kementrian,” harapnya.
Menurutnya, menurut bajir ini terjadi akibat tidak berfungsi draenase yang ada di dekat sekolah tersebut.
“Untuk saat ini banjir sudah mulai surut , yang ada di sekolah sisa saya dan beberapa guru yang masih berada di sekolah sedangkan murid sudah di jemput oleh orang tuanya karena khawatir dengan anak-anaknya,” jelasnya. (*)

