PANDUANRAKYAT.COM, WAKATOBI.- Puluhan stan dari instansi pemerintah provinsi maupun kabupaten dan nonpemerintah di Sulawesi Tenggara turut meramaikan Expo Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di acara Rapat Kerja Nasional ( Rakornas) Gugus Tugas Reforma Agraria ( GTRA) Summit 2022 di Kabupaten Wakatobi,Sultra.
Pameran yang dipusatkan di alun-alun Marina Togo Mowondu itu akan berlangsung selama dua hari, Rabu-Kamis (8-9/6/2022).
Rencananya Expo UMKM itu akan dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.
Dalam pameran itu masing-masing daerah memerkan hasil produk usaha mikro kecil dan menengahnya. Seperti halnya di stan Pemkab Buton Selatan (Busel), Daerah di selatan Pulau Buton Itu memerkan produk unggulannya. Misalnya, kampurui, Kopi Rongi dan baju adat.
Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Busel, Kaimuddin, mengatakan, di pameran ini, pihaknya membawa 6 ribu produk usaha Mikro Kecil dan menengah yang sudah terdaftar hingga di Kementeriaan Koperasi dan UMKM dan dipajang di stan kegiatan GTRA Summit 2022 .
” Yang kami tampilkan dalam bidang usaha mikro seperti, pembuatan kampurui, Kopi Rongi, pembuatan baju adat, menu khas Busel, ” ujar dia pada Panduanrakyat.com di alun-alun Marina Togo Mowondu, Wakatobi, Rabu (8/6/2022).
Lanjut, ia menjelaskan selain menampilkan usaha mikro, pihaknya juga menampilkan 20 potensi wisata yang ada di berbagai wilayah Busel, salah satunya dermaga lingkar lapoili yang menjadi salah satu ekowisata yang saat ini masuk pada kategori Desa Inovasi se-Indonesia.
” Selain usaha mikro, kami juga menampilkan potensi wisata salah satunya Dermaga Lapoili yang sudah masuk kategori 3 desa inovasi, ” Beber Kaimuddin.
Dia berharap dengan kunjungan seperti ini, Kabupaten Busel bisa mengambil dampak positif serta langkah-langkah yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Wakatobi dalam memajukan sebuah wilayah yang cepat serta pembangunan yang maju saat ini,
” Sebagai daerah otonomi baru harus banyak belajar dari daerah- daerah lain, dan saat ini kami berada di Wakatobi, salah satunya bagaiman caranya mempromosikan suatu wilayah, ” Tutur Kaimuddin
Peliput ; Ika Fitriani

