Panduanrakyat
Buton

Forum Satu Data, Sinergi Pemkab Buton dan BPS Kembangkan Desa Cinta Statistik

PANDUANRAKYAT, BUTON-Pemerintah Kabupaten Buton bersinergi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk mengembangkan desa cinta statistik.

Selain menjadi dasar perumusan kebijakan pembangunan, data statistik juga sebagai rujukan kontrol terhadap implementasi perencanaan pembangunan.

Pengukuhan desa cinta statistik ini disahkan oleh Pj Bupati Buton, Drs Mustari, M.Si melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Buton, Asnawi Jamaluddin, S.Pd. M.Si saat kegiatan Forum Satu Data Indonesia dengan mengusung tema “Penetapan data prioritas dan launching desa cinta statistik Kabupaten Buton”, di Aula Kantor Bupati Buton, Rabu, 1 November 2023.

Ssyangnya dalam kesempatan ini belum digambarkan seperti apa dan desa apa yang ditetapkan sebagai desa cinta statistik ini.

Hanya saja, Sekda Buton menyambut baik sekaligus mengapresiasi kegiatan forum satu data sebagai kolaborasi antara BPS dan Diskominfo dan Persandian yang diikuti oleh seluruh OPD dan Kecamatan Lingkup pemerintah Kabupaten Buton

“Saya menyambut baik dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini, sebab sangat penting dalam mendukung penyusunan perencanaan, pengendalian dan evaluasi rencana kegiatan Pemerintah daerah berdasarkan data akurat,” tuturnya

Jenderal ASN Buton ini mengatakan data yang valid merupakan kunci utama kesuksesan pembangunan sebuah negara, hal tersebut juga diungkapkan presiden Joko widodo saat memberikan arahan pada acara pencanangan pelaksanaan sensus penduduk 2020 di istana negara

“Keakuratan data menurut presiden sangat penting untuk menyusun perencanaan yang benar, membuat keputusan yang tepat dan mengeksekusi program yang tepat sasaran,” ucapnya

Mantan Kadis Dinsos Buton ini juga menyampaikan SDI adalah kebijakan tata kelola data untuk menghasilkan data yang akurat, mutakhir, terpadu dan dapat dipertnggungjawabkan serta mudah diakses dan dibagi antar instansi pusat dan instansi daerah melalui pemenuhan standar data meta, data interoperabilitas, dan menggunakan kode referensi dan data induk.

Sekda Buton juga mengatakan statistik sektoral yang akhir-akhir ini sering terdengar seiring kebutuhan akan data yang terus meningkat dan sangat dibutuhkan terhadap kegunaanya sebab dukungan ketersediaan data statistik yang berkualitas menjadi hal utama dalam perumusan kebijakan pembangunan serta alat kontrol terhadap implementasi perencanaan pembangunan berdasarkan undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah.

Statistik merupakan salah satu urusan pemerintah dalam rangka mendukung pembangunan daerah, lanjut kata Jamaluddin asnawi, olehnya itu diperlukan sinergi antara Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai penyedia data dasar dan organisasi perangkat daerah sebagai penyedia atau sumber statistik sektoral

“Disinilah diperlukan kesadaran dan partisipasi aktif dari OPD dalam hal penyediaan data sektoral karena dengan data sektoral yang akurat dan berkualitas maka pembangunan akan lebih terarah,” ucapnya lagi.

Sekda Buton berharap pengaplikasian SDI di Buton dapat dioptimalisasikan dan kolaborasi semua pihak terkait yang sudah dibangun selalu terjaga dengan baik

“Olehnya itu saya berharap semoga satu data di Kabupaton Buton dapat terwujud denga optimal, kolaborasi yang dibangun hari ini agar terus berkesinambungan, kerjasama antara masing-masing OPD, Bappeda, Diskominfo dan Persandian dan BPS dapat memberikan warna tersendiri dalam mewujudkam satu data dalam lingkup pemerintah kab. Buton” imbuhnya

Dikatakan Sekda semoga dengan adanya sinergitas melalui forum satu data ini tidak ada lagi data yang tumpang tindih bahkan tidak ada lagi perbedaan antara data yang sama di OPD yang berbeda karena pada dasarnya sumber data itu objeknya sama

“Saya juga menegaskan agar setiap kita yang terlibat dalam forum satu data kabupaten Buton dapat melaksanakan tugasnya dengan sebaik-baiknya sesuai bidang tugasnya masing-masing dengan penuh dedikasi dan integritas yang tinggi dan kedepan kerjasama kolaborasi dan koordinasi antar seluruh pihak terkait kiranya dapat berjalan dengan baik dalam menghasilkan data yang berkualitas sehingga memberikan maanfaat bagi pembangunan di kab. Buton yang sama-sama kita cintai ini,” pungkasnya

Sementara itu Kepala Bappeda Kab. Buton, Drs. Awaluddin, selaku Koordinator Forum Satu Data Indonesia Kabupaten Buton, mengatakan peran data sangat menentukan dalam pengambilan keputusan, kebutuhan pemerintah atas data sebagai dasar perencanaan, pelaksanaan evaluasi, dan pengendalian pembangunan merupakan suatu hal yang sangat mendasar

“Data yang berkualitas akan menghasilkan pembangunan yang tepat guna, tepat sasaran, adaptif dan berkelanjutan. atau dapat dikatakan bahwa data yang berkualitas merupakan salah satu kunci keberhasilan pembangunan” ucapnya

Untuk mewujudkan penyelenggaraan satu data kab. Buton diperlukan upaya yang luar biasa, ucap mantan kadis BKPSDM Buton, komitmen seluruh pihak, kolaborasi, koordinasi, dan sinergi adalah sebuah keniscayaan

“Kegiatan forum satu data tingkat kab. Buton ini dimaksudkan sebagai Media berkomunikasi dan berkoordinasi antara pembina data (BPS), wali data (Diskominfo dan Persandian) , dan produsen data / wali data pendukung (OPD dan Kecamatan) dalam menyelesaikan permasalahan satu data guna mewujudkan keterpaduan perencanaan, pelaksanaan evaluasi dan pengendalian pembangunan dimana perlu didukung dengan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dapat dipertanggung jawabkan, mudah diakses, serta dikelola dengan seksama, terintegrasi dan berkelanjutan,” tuturnya (*)