Panduanrakyat
Buton

Dua Kelurahan di Pasarwajo Deklarasi Damai, Basiran: Bukan Hanya Ditandatangan, Direalisasikan

PANDUANRAKYAT, BUTON-Bentrok antara Kelurahan Takimpo dan Kombeli di Kacamatan Pasarwajo berakhir damai. Dua kelurahan ini menggelar ikrar damai di Kelurahan Takimpo, Minggu 2 Juli 2023.

Ikrar damai ini mengantisipasi bentrok susulan.

Masing-masing warga kelurahan menandatangani deklarasi damai serta diberikan piagam penghargaan atas partisipasinya terhadap cepatnya tercipta perdamaian antara kedua wilayah.

Deklarasi ini dilaksanakan dihadapan Forkopimda serta perwakilan dari Generasi Muda Kelurahan Takimpo dan Kelurahan Kombeli. Dalam giat itu dilakukan penyeraahan proposal bantuan terhadap kerusakan rumah akibat bentrok.

Deklarasi tersebut di hadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Buton. Forkopimcam Pasarwajo, Lurah Takimpo dan Lurah Kombeli, Tokoh Masyarakat, Tokoh adat, tokoh agama, Tokoh Wanita serta para tokoh Pemuda dua kelurahan.

Deklarasi ini dilaksanakan sebagai bentuk tindak lanjut “surat perdamaian” bersama tokoh adat dan tokoh masyarakat Kelurahan Takimpo dan Kelurahan Kombeli tanggal 30 Juni 2023 bertempat di Kantor Bupati Buton.

Dimana, sebelumnya telah terjadi aksi saling lempar antara kelompok Pemuda Kelurahan Kombeli dan Kelurahan Takimpo pada Kamis dini hari pukul 01.00- 03.00 WITA dan berlanjut  pada pukul 13.00-15.00 Wita,

Insiden itu pun memaksa Pemerintah Kabupaten bersama Polres Buton melaksanakan kegiatan mediasi pada 30 Juni 2023 dan berlanjut pada kegiatan Deklarasi Damai pada hari Minggu 2 Juli 2023.

Dalam sambutannya, Kapolres Buton, AKBP Rudy Silaen.,SH.,SIK.,MI. Kom mengatakan memang perlu kita saling membantu untuk membangun daerah kita, karena itu perlu kita majukan generasi-generasi kita.

“Untuk adek-adek sekalian masa depan kalian masih panjang, berbaktilah kepada orang tua kalian, selagi masih ada, karena jika ingin masa depan kalian baik, berbaktilah kepada orang tua,” ucapnya.

lanjut, Kapolres berharap agar tetap Jujur, sabar, tangguh, karena kesuksesan itu tidak mudah, butuh jalan yang panjang untuk mencapainya.

“Untuk tindakan kepolisian secara hukum, bisa kami tegakkan dengan tidak begitu sulit, yang sulit itu bagaimana caranya untuk menciptakan kedamaian, tidak ada dendam antara kedua belah pihak,” imbuhnya

“Kalian semua adalah adik-adik saya, jika kalian mempersiapkan masa depan kalian baik, saya juga akan bangga, apa lagi orang tua kalian” tutupnya

Sementara itu, Dandim 1413 Buton, Letkol Infantri Ketut Janji SH berharap agar kejadian semacam ini tidak terulang lagi.

Saat ini adik-adik sekalian hanya diberikan peringatan dan pembinaan, karena sesuai perjanjian damai bahwa berikutnya akan ditindak tegas sesuai hukum.

“Untuk para orang tua juga agar selalu memperhatikan anak-anaknya, masa depan anak-anak kalian berawal dari cara mendidik kalian kemudian untuk adik-adik yang memiliki cita-cita tinggi, persiapan dengan baik sedini mungkin, bukan hanya ketika mau mengikuti seleksi anggota Polri atau TNI, cita-cita yang lain juga butuh persiapan yang baik dan sedini mungkin” katanya.

Sedangkan Bupati Buton, Drs Basiran M.Si berharap agar generasi mudah terus berbuat baik. Ia melihat masa depan yang cerah pada daerah ini, termasuk generasi muda akan punya masa depan yang baik.

“Anak-anak juga jangan sekali kali durhaka kepada orang tua kalian, orang tua mencari nafkah untuk kalian demi masa depan kalian” kata Basiran

Kata Basiran, Buton ini merupakan gabungan dari banyak suku, perbedaan ini lah yang seharusnya menguatkan tali silahturahmi.

Ia pun berharap, masjid-masjid di daerah harus dimakmurkan, caranya para orang tua arahkan anak-anak untuk memakmurkan masjid.

Tidak hanya itu, ia menjelaskan rumah-rumah rusak akibat bentrok akan diusahakan untuk diperbaiki, itu merupakan tugas pemerintah dan juga tugas kalian adik-adik untuk memperbaiki kehidupan, untuk masa depan yang baik.

Basiran yakin, apabila warga sopan, berbuat baik, maka masyarakat juga akan mendoakan. Olehnya itu, Basiran berpesan agar masyarakat selalu berbuar baik agar selaludirindukan oleh orang-orang sekitar, jangan malah berbuat onar hingga dimusuhi oleh orang sekitar karena perilaku buruk.

 “Saya sangat sedih sebenarnya dengan masalah seperti ini, makanya saya ingin segera menyelesaikan persoalan ini karena seperti moto kami ketika diangkat menjadi Pj Bupati adalah Buton Selalu Dihati” katanya.

“Harapan saya deklarasi ini bukan hanya di tanda tangan, bukan hanya di ucapan, tapi juga dihati kita dan di realisasikan dikehidupan kita sehari-hari. Untuk meningkatkan Produktivitas Generasi muda kita, kami telah menyiapkan Balai Latihan kerja (BLK) kepada generasi kita yang tidak dapat melanjutkan pendidikan. Kita saling menyayangi dan bersatu, dan terimakasih kepada ama ku inaku yang ada disini, sehingga kegiatan ini bisa terlaksana” tutupnya (*)