PANDUANRAKYAT, BUTON-Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buton, Asnawi Jamaluddin memimpin upacara bendera rutin setiap tanggal 17 tiap bulan. Kali ini upacara dirangkaikan dengan upacara yang dilakukan setiap Senin di Alun-alun Takawa, Senin, 19 September 2022.
Dalam upacara itu, Sekda menekankan kehadiran dan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintahan Kabupaten Buton.
Terkhusus Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Buton, Juriadin ia meminta untuk rajin mengikuti upacara.
“Saya minta kepada Kasat Pol PP untuk selalu hadir di upacara untuk mengontrol bawahannya,” tegasnya saat di temui di alun-alun takawa, usai memimpin upacara Senin (19/09/2022).
Selain itu, ia juga menyentil Kabag Umum Sekab Buton agar memperhatikan bendera. Sebab, menurutnya bendara yang kerap digunakan sudah tidak layak pakai.
“Untuk Kabag Umum tolong agar benderah ini di perhatiankan karena sudah tidak layak lagi,” jelasnya.
Lebih lanjut, mantan Kadis Sosial itu menilai secara keseluruhan kehadiran ASN saat ini sudah cukup bagus. Olehnya itu, kehadiran semacam ini untuk tetap dipertahankan.
Ia meminta agar kehadiran seperti ini jangan hanya terjadi setiap upacara senin. Sebab, di hari biasa dirinya masih menemukan beberapa OPD buka kantor diatas Pukul 10:00 WITA.
“Tetapi masih ada juga beberapa OPD yang buka di atas jam 10:00 WITA karena saya sudah ingatkan bahwa ini bukan panas-panas tai ayam, tetap akan kita pantau mulalui Inspektorat, BKPSDM dan Asisten III tolong di jadikan perhatian karena kehadiran kita sebagai pelayan masyarakat,” tegasnya.
“Yang menjadi catatan adalah di BKD agar kehadirannya di tingkatkan karena sudah beberapa kali saya menyidak masih tutup kantornya,” ungkapnya
Di tempat yang berbeda Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Buton, Juriadin membantah dan mengaku dirinya selalu mengikuti upacara dan selalu mengontrol bawahan.
“Saya mengikuti upacara mungkin saja Pak Sekda tidak melihat saya karena memakai pakaian Kropri yanf biasanya selalu mekai yang identik dengan Pol PP,” jelasnya.
“Saya itu selalu kontrol bawahan saya dan saat apel maupun upacara saya itu hadir hanya ini hari saya menggunakan pakaian Kropri jadi Pak Sekda tidak melihat saya di upacara tadi, mungkin karena baju yang saya gunakan tidak identik dengan Satpol Pol PP, ” ucapnya di lokasi upacara, Senin (19/09/2022).
Peliput: Toni Armin Syah

