Panduanrakyat
Baubau

Capaian 2025, BNNK Baubau Wujudkan Program Kerja Kepala BNN RI

BAUBAU,PANDUANRAKYAT.COM – Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Baubau, Sulawesi Tenggara berhasil mewujudkan program 100 hari kerja kepala BNN RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto yakni program ananda bersinar pada 85 sekolah dengan total peserta mencapai 16.384 mulai dari taman kanak-kanak, SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi.

Kepala BNNK Baubau, Alamsyah mengungkapkan diantara capaian kinerja selama tahun 2025, pihaknya berhasil mewujudkan salah satu program 100 kerja kepala BNN RI. Keberhasilan tersebut dibuat berdasarkan aplikasi sakti dengan presentase 96,60%.

Ia merinci, pada bagian umum, tercatat terbentuknya peraturan daerah (Perda) fasilitasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) di kabupaten Buton Selatan dan Buton Tengah.

Sedangkan pada bidang pencegahan, lanjut Alamsyah, diantaranya program-program sosialisasi seperti advokasi ketahanan keluarga anti narkoba (Dektara) di desa/kelurahan, pelaksanaan fasilitasi pendidikan anti narkoba pada 20 keluarga yang terdiri atas orang tua dan anak, capaian dektara di BNN Baubau yang mencapai angka 94,196 (Sangat tinggi).

Capaian Dektari mencapai angka 56,68 (Sangat tinggi), pelatihan remaja teman sebaya (RTS) dengan target 10 anak SMP tercapai 100%, sosialisasi penyebaran informasi dan edukasi P4GN kepada 5163 orang, advokasi tanggap ancaman narkoba yang menyasar satu lembaga, telah terbentuk penggiat P4GN sebanyak 40 orang dan 10 kelurahan bersinar.

“Ada 10 kelurahan bersinar yaitu kelurahaan sulaa, lanto, wameo, bukit wolio indah, wale, kadolokatapi, tomba, kadolomoko, kadolo, tanganapada, dan kelurahan liabuku berdasarkan keputusan Wali Kota Baubau,” ungkap Kepala BNNK Baubau, Alamsyah saat rilis kegiatan selama satu tahun kerja di kantor BNNK Baubau, Rabu 31 Desember 2025.

Alamsyah menyebut, untuk bidang pemberdayaan masyarakat pihaknya melaksanakan deteksi dini narkoba melalui tes urine baik di pemerintah, pihak swasta hingga masyarakat umum sebanyak 655 dan dinyatakan negatif semua. Capaian indeks kemandirian partisipasi (IKP) BNNK Baubau mencapai 3,920 (Sangat mandiri). Serta capaian tanggap ancaman narkoba di BNNK Baubau memperoleh nilai 3,39 tipe A (Sangat tanggap).

Sementara, di tim rehabilitas, BNNK Baubau memberikan rehabilitas rawat jalan kepada 29 orang klien dari target 28 klien, membentuk satu unit intervensi berbasis masyarakat (IBM) berkelanjutan di kelurahan wale yang memberikan layanan rehabilitasi sesuai target yakni lima klien. BNNK Baubau juga memberikan layanan pasca rehabilitasi pada 25 klien mantan pengguna narkoba.

Indeks kepuasan masyarakat (IKM) juga terbilang baik dengan nilai 3,85 indeks dari target nilai 3,94 indeks. BNNK Baubau juga menerbitkan surat keterangan hasil narkotika (SKHPN) sebanyak 719 orang dari target 1000 orang yang berhasil memperoleh pendapat negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp 208 juta lebih.

Alamsyah menambahkan, di seksi pemberantasan pihaknya berhasil melaksanakan assesment terpadu kepada tujuh tersangka dimana satu berlanjut ke proses hukum, dan enam lainnya direkomendasi rawat jalan dari lima target tersangka. Selain itu, pemetaan kawasan rawan narkoba dan menyerahkan dua kasus penyelidikan untuk dilakukan penyidikan ke BNN Provinsi Sultra, dan ke Polres Baubau karena efisiensi anggaran penyidikan.

Reporter : Ardilan