PANDUANRAKYAT, WAKATOBI- Seorang anak perempuan berusia 14 tahun Warga Kecamatan Wangi-wangi, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara dilaporkan hilang terbawa arus di permandian Te’ekuea, Desa Maleko, Kecamatan Wangi-wangi, Kabupaten setempat, Sabtu (22/2/2025).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) Kendari, Amiruddin AS menjelaskan pihaknya mengetahui peristiwa itu pada pukul 13.27 Wita, dimana Comm Centre KPP Kendari menerima informasi guru SMPN 3 Wangi-wangi Selatan, Nurhasanah yang melaporkan telah terjadi kondisi membahayakan manusia terhadap satu orang yang terbawa arus di Permandian Te’ekuea.
“Berdasarkan laporan tersebut diatas, pada pukul 13.35 Wita Tim Rescue Pos SAR Wakatobi diberangkatkan menuju LKP untuk memberikan bantuan SAR. Jarak tempuh menuju LKP dari Pos SAR Wakatobi sekitar 8,64 KM,” Ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (22/2/2025).
Usai diturunkan, pada pukul 13.45 Wita, Tim Rescue Pos SAR Wakatobi dalam perjalanan menuju lokasi terakhir diketahui terima informasi dari pihak keluarga korban yang melaporkan bahwa korban telah ditemukan oleh Tim SAR Gabungan yang melaksanakan pencarian diawal dalam keadaan selamat dengan kondisi lemas sekitar 500 meter arah selatan dari LKP, selanjutnya korban dievakuasi kerumah korban.
“Dengan telah ditemukannya korban tersebut dalam keadaan selamat, Ops SAR kondisi membahayakan manusia terhadap 1 (satu) orang yang terbawa arus di Permandian Te’ekuea Desa Maleko Kecamatan Wangi-wangi dinyatakan selesai dan ditutup,” Jelasnya.
Lanjut, ia menjelaskan kronologis peristiwa itu bermula pada pukul 11.00 Wita, korban bersama teman-temannya pergi ke permandian te’ekuea Desa Maleko, sekitar pukul 11.53 Wita korban terseret arus. (*)

