Panduanrakyat
Advertorial Buton

Pj Bupati Buton Sambut Kedatangan Tim Penilai Lomba Desa di Wasuemba

PANDUANRAKYAT, BUTON- Penjabat (Pj) Bupati Buton, La Haruna, S.P., M.Si menerima kunjungan Tim Penilai Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2024.

Acara penyambutan ini dikemas dalam acara Tatap Muka di Desa Wasuemba, Kecamatan Wabula, Kamis, 06 Juni 2024.

Desa Wasuemba merupakan perwakilan Kabupaten Buton dalam lomba tersebut.

Rombongan tim penilai lomba desa dan kelurahan tingkat Provinsi Sultra dipimpin langsung Ketua Tim Penilai Lomba Desa, Ir. I Gede Panca, MPd disambut Pj. Bupati Buton yang diwakili Asisten Tata Pemerintahan dan Kesra Sekda Buton, Alimani, SSos, bersama OPD, Camat Wabula, dan Kepala Desa Wasuemba.

Rombongan I Gede Panca yang juga Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Provinsi Sulawesi Tenggara itu didambut dengan Tari Badenda di halaman pendopo Bantea Ee Tobungku.

Dalam arahannya, Pj. Bupati Buton melalui Asisten I Sekda Buton, Alimani berharap hakikat lomba desa dan kelurahan bukanlah semata-mata untuk mencari juara akan tetapi lebih daripada itu bahwa dengan momentum lomba seperti ini seluruh komponen masyarakat diharapkan ikut serta ambil bagian dalam pembangunan desa.

“Saya berharap semua bergerak maju ikut berpartisipasi sesuai dengan kemampuan dan keahliannya masing-masing kalau harapan ini dapat kita tumbuh kembangkan dalam momentum lomba seperti ini tentu sudah dapat kita pastikan bahwa hakikat lomba desa/kelurahan akan membangkitkan semangat juang masyarakat sehingga desa yang bersangkutan maju dan mandiri dalam berbagai aspek kehidupan dan Pembangunan,” harapnya.

Lanjut Asisten I berharap seluruh masyarakat Desa Wasuemba semoga pada evaluasi perkembangan desa dan kelurahan tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2024 ini dapat mengukir prestasi dan maju mewakili Provinsi Sulawesi Tenggara ke tingkat regional.

Ia juga berharap kepada seluruh masyarakat di Desa Wasuemba agar kiranya apa yang telah diupayakan untuk membangun desa selama ini supaya tetap dipelihara, dilestarikan dan dikembangkan serta senantiasa menjaga kekompakan dan keamanan masyarakat sehingga tetap dalam keadaan yang harmonis dan kondusif

Senan dengan Asisten I Buton, ketua tim penilai lomba desa/kelurahan, Dr. Ir. I gede Panca, M.Pd menjelaskan hakikatnya lomba desa ini merupakan kegiatan evaluasi perkembangan desa dan kelurahan yang tertuang dalam Permendagri No 81 tahun 2015

Dikatakannya lomba desa ini orientasinya tidak hanya juara tapi kita ingin tahu bagaimana kebersamaan semua komponen dimasyarakat dalam membangun desa.

“Kalau hasil dari kebersamaan itu bagus maka reward nya adalah dapat juara, tahun ini semua yang diajukan untuk lomba desa ini adalah para juara 1 tingkat kabupaten, jadi kami betul-betul bingung menentukan antara satu desa dengan desa yang lain mana yang terbaik,” tuturnya.

I Gede Panca berharap agar tim penilai bisa seobjektif mungkin memberikan penilaian dan kalau ada hal yang perlu ditambahkan atau diperbaiki agar segera diinformasikan kepada teman-teman pengelola di desa sehingga kedepannya semakin baik.

“Terutama bagaimana pengelolaan aset desa atau potensi desa agar bisa menjadi salah satu aset yang bisa mensejahterakan masyarakat di Desa Wasuemba,” Imbuhnya

Sementara itu, Kepala Desa Wasuemba, La Tuni, S.Pd menyampaikan Desa Wasuemba mewakili Kabupaten Buton untuk lomba tingkat desa dan kelurahan dan saat ini telah masuk 7 besar dan selanjutnya akan kembali dinilai dan dilakukan verifikasi lapangan oleh tim penilai.

Ia juga membeberkan prestasi yang telah diukir baik tingkat kecamatan maupun tingkat kabupaten antara lain juara 1 lomba kebersihan tingkat kecamatan pada tahun 2022, juara favorit lomba kebersihan tingkat Kabupaten Buton dalam rangka HUT Buton yang ke-64 pada tahun 2023 dan juara 1 lomba kebersihan desa/kelurahan tingkat Kabupaten Buton pada tahun 2024.

“Dan yang paling bergengsi pada tahun 2023 Desa Wasuemba berhasil menerima penghargaan dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) pada 26 Mei 2024 dan masuk 100 besar kota wisata terbaik se-Indonesia dari pendaftar 6016 peserta,” Ujar dia.

Selanjutnya tim penilai melakukan evaluasi lapangan dengan menyambangi Kantor Desa Wasuemba, Kantor PKK, Kantor BUMDes dan lembaga desa lainnya. (*)