PANDUANRAKYAT, BUTON-Penjabat Bupati Buton, Basiran menerima kunjungan silaturahmi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Buton.
Pertemuan itu berlangsung di Aula Kantor Bupati Buton, Lantai II, Kompleks Perkantoran Pemkab Buton, Rabu (31/8/2022).

Dalam pertemuan tersebut, Ketua PGRI Buton La Nesa berharapan di masa kepemimpinan Pj Bupati Buton Basiran untuk lebih memperhatikan pemantapan pengetahuan dan keterampilan profesional guru, dengan cara menghidupkan MGMP, workshop, dialok interaktif dan sejenisnya, agar profesionalisme guru lebih optimal sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Karena jika hanya fisik dan sarana yang di urus, kita akan ketinggalan mutu dan kualitas pendidikan karena guru adalah faktor utama yang berperan dalam pencapaian mutu dan kualitas pendidikan,”ujarnya.

Lanjut, La Nesa, berharap Pj Buton bisa memperhatikan kesejahteraan guru, banyak guru honorer yang gajinya memprihatinkan, sangat mulia sekali jika ada perhatian dari pemerintah Kabupaten Buton seperti yang di lakukan pemerintah provinsi memberikan gaji Rp 500 ribu/bulan tiap guru honorer
“Berharap Pj Buton bisa meperhatikan kesejahteraan guru, banyak guru honorer yang gajinya memprihatinkan, sangat mulia sekali jika ada perhatian dari pemerintah Kabupaten Buton, seperti yang di lakukan pemerintah provinsi memberikan gaji Rp 500 ribu/bulan” imbuhnya.

Dikatakannya pula, rumus sosial membangun Kabupaten Buton, utamakan pendidikan dan hargai serta muliakan guru, karena berkat jasa guru kita bisa membaca dan menulis bahkan menjadi orang sukses
Menurutnya, hancurnya mutu pendidikan di suatu daerah karena profesionalisme dan kesejahteraan guru terabaikan dan tidak terurus dengan baik, oleh karenanya itu para guru berharap agar Pj Bupati Buton lebih fokus dan memperhatikan profesionalisme dan kesejahteraan guru
Lanjutnya, ketua PGRI sangat berharap pada Pj Bupati Buton bisa mendirikan satu unit rumah guru untuk sekretariat PGRI Buton, hal ini sudah pernah di sampaikan pada Bupati sebelumnya tetapi tidak di tanggapi, kalau Gubernur Sultra bisa mendirikan gedung guru di Kendari yang anggarannya miliaran,
Pj Buton di harapkan bisa mendirikan satu unit di Buton walaupun sederhana dan anggaran tidak sampai miliaran untuk di jadikan tempat workshop, sekretariat dan diskusi para guru.
“Ketua PGRI berharap pada Pj Bupati Buton bisa mendirikan satu unit rumah guru untuk sekretariat PGRI Buton, hal ini juga sudah pernah di sampaikan ke pada bupati sebelumnya, tetapi tidak di tanggapi, kalau Gubernur Sultra bisa mendirikan gedung guru di Kendari yang anggaranya milyaran, Pj Buton Di harapkan bisa mendirikan rumah guru di buton walau sederhana walau anggarannya tidak sampai milyaran untuk di jadikan workshop, sekretariat dan diskusi para Guru” ungkapnya saat di hubungi oleh panduanrakyat.com 31/8/2022 malam.

Pj. Bupati Buton, Drs. Basiran, MSi menghimbau seluruh guru di Kabupaten Buton untuk senantiasa profesionalitas dalam meningkatkan kualitas Pendidikan.
“Satukan niat, kita ingat bahwasanya bapak dan ibu guru adalah penyuluh bangsa. Gelar penyuluh bangsa, tidak semua orang bisa memiliki itu. Penyuluh itu penerang,” kata Pj. Bupati Buton, Drs. Basiran, MSi ketika Bersilatrahmi dengan ratusan guru yang tergabung dalam PGRI Kabupaten Buton, di Aula Kantor Bupati Buton, Pasarwajo, Rabu 31 Agustus 2022.
Kepala BPKAD Sultra ini berharap agar para guru di Kabupaten Buton dapat memberikan pendidikan yang terbaik bagi anak didiknya sehingga kualitas SDM menjadi baik.
Dikatakan Pj. Bupati, kalau mengharapkan generasi muda Buton ke depan menjadi anak-anak yang pintar cerdas sudah seharusnya mempersiapkan SDM yang berkualitas dengan pendidikan yang bermutu juga angka stunting harus diturunkan.
“Untuk itu, saya meminta agar bapak ibu guru memberikan perhatian untuk bersama-sama menanggulangi stunting apalagi Buton punya potensi sumber daya manusia yang sangat besar dan sumber daya alam yang sangat melimpah,” ujarnya.
Kata dia, angka stunting di Sultra masih tinggi, oleh karena itu stunting tidak bisa didiamkan harus ditangani bersama-sama.
“Seperti yang disampaikan Ketua PGRI, dunia pendidikan ini dunia penuh dengan permasalahan, bukan dunia pendidikan kalau tidak ada masalahnya yang pertama tentu persoalan personil guru termasuk di dalamnya adalah kesejahteraan guru,” kata Pj Bupati.
Mantan Camat Lasalimu Selatan ini akan mengupayakan
kesejahteraan guru utamanya para guru non ASN. “Kita akan berupaya akan memberikan honor yang pantas untuk mereka,” katanya .

Pj. Bupati juga mengatakan berdasarkan data tenaga kependidikan baik PAUD, SD, SMP , SMA yang PNS dan non PNS pemerintah akan melakukan langkah-langkah untuk berupaya memberikan tunjangan yang baik kepada guru.
“Guru harus profesionalisme dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Buton. Kemarin saya minta data seluruh ASN dan Non ASN Guru. Semoga ke depan kita bersama-sama satu persatu masalah bisa kita atasi,” tegasnya.
Mantan Kepala Badan Kesbangpol Kalimnatan Utara ini menyampaikan kepada Ketua PGRI Buton untuk merumuskan masalah dan disampaikan kepada Pj. Bupati untuk diskusikan dengan instansi terkait untuk dicarikan solusinya dengan pendekatan strategis penyelesaian masalah.
Turut hadir Pj Bupati Buton Drs, Basiran, M. Si, Sekda Buton Asnawi Jamaluddin, S. Pd, M. Si, Asisten I Ali Mani, S. Sos, M. Si, Asisten II Murad, S. Tp, Asisten III Drs La Ode Muhidin Mahmud, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Buton Harmin, M. Eng dan para sekdin dan Kabid Diknas serta para Kepala Sekolah Se-kabupaten Buton.
Peliput: Toni Armin Syah

