Panduanrakyat
Wakatobi

Seminar Lokal KKN IAIN Kendari, Bupati Haliana Sebut Ekonomi Wakatobi Tumbuh 4,2 Persen

ketgam: Bupati Wakatobi, H. Haliana, SE menjadi narasumber pada seminar lokal dengan tema "Eksistensi Mahasiswa KKN Reguler IAIN Kendari Angkatan VIII dalam Mewujudkan Pembangunan Daerah Kabupaten Wakatobi. Seminar yang dihadiri seluruh OPD Kabupaten Wakatobi di laksanakan di Pesanggrahan Budaya, Kamis, 04-8-2022/ Foto: Panduanrakyat.com

PANDUANRAKYAT.COM, WAKATOBI- Bupati Wakatobi, H. Haliana, SE menjadi narasumber pada seminar lokal dengan tema “Eksistensi Mahasiswa KKN Reguler IAIN Kendari Angkatan VIII dalam Mewujudkan Pembangunan Daerah Kabupaten Wakatobi. Seminar yang dihadiri seluruh OPD Kabupaten Wakatobi di laksanakan di Pesanggrahan Budaya, Kamis, 04-8-2022.

Selain bupati, narasumber kegiatan ini, Wakil Ketua II DPRD Wakatobi, La Ode Nasrullah dan LP2M IAIN Kendari.

Dalam kesempatan itu, bupati mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN IAIN Kendari karena telah berkontribusi luar biasa dalam hal mendukung program-program kerja pemerintah daerah khususnya bagaimana mencapai indikator kesalehan sosial.

“Pada kesempatan ini, untuk yang ke sekian kalinya mengatakan terima kasih kepada IAIN Kendari dan seluruh civitas akademika yang terkhusus kepada ade-ade yang telah berkontribusi besar dalam hal melakukan Kuliah Kerja Nyata di Kabupaten Wakatobi. Kontribusi luar biasa dalam hal mendukung program-program kerja pemerintah daerah khususnya bagaimana kami mencapai indikator kesalehan sosial, sangat luar biasa. Karena di sini kita berbicara bukan hanya ekonomi masyarakat di tingkatkan, tetapi bagaimana tentang keimanan masyarakat membentuk jiwa seorang islami di Kabupaten Wakatobi yang telah di praktekkan oleh ade-ade mahasiswa di posko-posko”, ucap Bupati Wakatobi H. Haliana, SE saat memberikan sambutan sekaligus membuka seminar lokal.

Dalam seminar ini, Bupati Wakatobi juga membahas mengenai pembangunan yang terkait dengan pengentasan kemiskinan.

“Pembangunan salah satunya terkait dengan kemiskinan. Kalau kita melihat statistika Kabupaten dari indikator makro ekonomi Kabupaten Wakatobi 2021 ada hal yang menarik bahwa sejak 2020 bahkan sebelum covid Wakatobi ini mengalami koreksi yang luar biasa terhadap pertumbahan ekonomi. Wakatobi pertama-tama sebelum tahun 2020 kita masih positif pertumbuhan, dampak covid 2019 data kita ke 2020 sudah menurun 0,67% pertumbuhan. Alhamdulillah 2021, pertumbuhan itu menjadi positif 4,2%. Dari segi pengangguran, pengangguran kita dari 2003 kita berada di kisaran 4%, 2021 menunjukkan angka kita telah mengurangi pengangguran kita sebanyak 2% lebih menjadi sekarang 2021 menjadi 2%”, jelasnya.

Selain itu, bupati juga menyampaikan mengenai visi Wakatobi yang masuk ke dalam RPJMD.

“Visi Wakatobi berbeda dengan visi yang lain : 1. Yang lainnya sama. 2. RPJMD Tahun 2021 dan tahun 2016 di situ visinya adalah surga nyata bawah laut di segitiga karang dunia dengan lining sektor hanya dua pariwisata dan perikanan kemudian misi di RPJMD 2016 2021 Wakatobi menjadi kabupaten maritim yang sejahtera dan berdaya saing di sini juga ada tiga pariwisata, perikanan dan perdagangan antar pulau. Di misi maritim kita saat ini Wakatobi, menjadikan Wakatobi sebagai daerah konservasi maritim ada 3 lining sektor yang kita tetapkan yaitu pariwisata, perikanan dan ketahanan pangan,” jelasnya.

Peliput: Ika Fitriani