PANDUANRAKYAT, BUTON- Selama tiga hari diguyur hujan lebat, Desa Lasembangi, Kecamatan Lasalimu, Kabupaten Buton dilanda banjir di kawasan pemukiman penduduk dan lahan pertanian.
Sungai yang berada di desa itu meluap. Desa Lasembangi memang merupakan desa langganan banjir yang perlu solusi oleh pemangku kepentingan.
Kepala Desa Lasembangi, Sabaparta, S.Pd menjelaskan hujan mengguyur sejak Jumat 31 Maret 2023 sekitar pukul 12:00 WITA.
Hujan itu membuat sungai meluap hingga merendam sejumlah rumah warga dan juga area persawahan.
Tinggi air diprediksi setengah meter itu merendam sedikitnya 19 rumah Kepala Keluarga dan sawah sekitar 30 hektare.
“Hujan yang di mulai dari hari Jumat tanggal 31/03/2023 sampai sekarang ini itu sering di mulai dari siang hari sekitar pukul 12:00 kemudian redah lagi namun untuk ini hari tidak redah” ujarnya saat di hubungi Panduanrakyat.com, Minggu (2/4/2023) malam.
“Area persawahan sudah mulai banyak yang tergenang apa lagi padi para petani baru berumur sekitar 1 bulan” tambahnya pula
Lanjut, ia menjelaskan langkah awal penyelematan, pihaknya akan mengevakuasi warga terdampak di posko pengungsian sementara.
“Sekitar 19 KK dengan jumlah 59 jiwa yang akan kami evakuasi di posko pengungsian sementara jika hujan tidak kunjung redah” ujarnya.
Lebih lanjut, Ia berharap dengan peristiwa ini, Dinas sosial dan BPBD sekiranya turun ke lokasi. Sebab warga kesuliatan air bersih, obat-obatan dan sembako serta keperluan dapur umum lainnya
Sementara jtu, salah seorang warga Dusun Ponda, Mhaikel menjelaskan dirinya bersama keluarga masih memilih bertahan di kediaman. Sebab, untuk mengungsi, belum ada tenda pengungsian.
Selain tenda, menurutnya perlu kiranya perahu untuk menyelamatkan barang-barang berharga.
“Karena belum ada posko dan perahu yang memadai kami belum mau mengungsi dan untuk mengamankan barang-barang kami terpaksa di taruh di tempat yang lebih tinggi di dalam rumah agar tidak basah,” ujarnya saat di temui dikediamannya, Minggu (2/4/2023).
Peliput: Toni Armin Syah

