PANDUANRAKYAT, BUTON-Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kendari menghentikan pencarian terhadap seorang nelayan yang hilang disekitar perairan Lasalimu, Kabupaten Buton.
Nelayan yang dilaporkan hilang asal Desa Lasalimu, Kecamatan Lasalimu Selatan bernama La Epo (43).
Nelayan tersebut terjatuh dari perahu di perairan Lasalimu saat sedang mencari ikan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kendari, Muhamad Arafah menjelaskan pada pencarian hari ketujuh, hingga memasuki pukul 18.00 Wita, Pencarian yang dilakukan oleh Tim SAR Gabungan dengan hasil Nihil.
“Mengingat Ops SAR telah memasuki hari ke- 7 dan tidak ditemukannya tanda-tanda korban, Ops SAR terhadap 1 orang yang terjatuh dari longboat dan hilang disekitar perairan Lasalimu dinyatakan ditutup, Ops SAR dapat dibuka kembali apabila diketemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Seluruh unsur yang terlibat di kembalikan ke kesatuannya masing-masing,” ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Senin (7/8/2023).
Ia menjelaskan kronologis peristiwa itu bermula, pada tanggal 1 Agustus 2023 pukul 04.00 Wita korban bersama 5 orang rekannya dengan menggunakan masing-masing longboat pergi melaut mencari ikan diperairan lasalimu dengan jarak sekitar 8 NM Arah timur lasalimu.
“Hingga pukul 12.00 Wita pada saat rekan-rekan korban kembali, diketahui korban tidak terlihat sehingga diputuskan untuk kembali mencari korban,” ujarnya.
Pada pukul 13.30 Wita salah seorang keluarga korban yang berusaha menghubungi korban melalui telepon genggam berhasil diangkat namun yang mengangkat adalah warga Desa Kioko Buton Utara yang menginformasikan menemukan longboat korban disekitar perairan Desa kioko dalam keadaan kosong hanya ditemukan telepon genggam dan pancing milik korban. (Gus)

