PANDUANRAKYAT, BUTON- Kantor Desa Wagari, Kecamatan Lasalimu, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara telah ditutup selama tiga bulan.
Pemerintah desa nampaknya untuk sementara waktu tidak lagi berkantor di kantor desa, pelayanan dialihkan di Kantor BPD Desa setempat terhitung sejak Oktober hingga Desember 2025.
Kepala Desa Wagari, Hafilun menjelaskan pemerintah desa sengaja tidak berkantor untuk menjaga bukti dugaan pengerusakan kantor desa.
Ia baru akan membuka pelayanan di Kantor Desa, bila polisi sudah turun di lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait dengan laporan dugaan pengerusakan kantor desa setempat.
“Cara berpikir saya, bisa itu saya buka, tapi kecuali laporan saya, polisi sudah turun di lapangan. Melihat bukti-bukti sesuai dengan yang saya laporkan,” Ujar dia saat dikonfirmasi Panduanrakyat.com belum lama ini.
Pemerintah Desa melaporkan dugaan pengerusakan kantor desa usai adanya aksi demontrasi beberapa waktu lalu. Dalam aksi itu, pintu kantor desa di segel menggunakan kayu. Nampak sejumlah kaca jendela pecah.
Hanya saja kayu yang dipaku di pintu masuk kantor telah dibuka tanpa sepengetahuan pemerintah Desa.
“Saya sampai hari ini belum buka itu kantor. Meskipun segel. Palang dibuka tanpa kita tahu siapa yang buka, ” Jelasnya. (*)

