Panduanrakyat
Baubau

Program ‘Mekaar’ PNM Baubau Alami Tren Positif

BAUBAU,PANDUANRAKYAT.COM – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) cabang Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) mengklaim program membina ekonomi keluarga sejahtera (Mekaar) mengalami tren positif dari tahun ke tahun.

Pemimpin Cabang (Pemcab) PNM Cabang Baubau, Salim menilai, bila melihat data konsolidasi, perkembangan dan pertumbuhan program Mekaar di Baubau terbilang sangat bagus dengan rata-rata Non-Performing Loan (NPL) di bawah 2%.

Salim mengatakan syarat untuk memperoleh bantuan permodalan Mekaar juga tidak terlalu sulit. pertama, calon nasabah adalah perempuan. Kedua, harus membuat kelompok. Sementara dari syarat administrasi cukup melampirkan kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK).

Ia menjelaskan bagi warga perempuan yang berada di daerah yang sudah terdapat kelompok Mekaar, maka dipersilahkan untuk bergabung dalam kelompok Mekaar yang telah terbentuk dengan syarat mendapat persetujuan dari ketua kelompoknya. Hal itu untuk memudahkan menjadi nasabah Mekaar.

“Ketua kelompok bertugas memastikan seluruh anggotanya dia kenal, ketahui, karena programnya kan tanggung renteng. Jadi, ketua kelompok tidak sembarang kasih masuk nasabah dalam anggota kelompoknya,” ungkap Salim, Senin 17 November 2025.

Salim juga mengungkapkan PNM Baubau dalam memastikan kejelasan calon nasabah Mekaar cukup melakukan survey langsung ke kediamaan calon nasabah untuk mengecek keaslian data KTP dan KK bersangkutan sesuai data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil  (Disdukcapil) setempat.

Selain itu, PNM Baubau menggunakan pendekatan secara persuasif kepada calon nasabah karena tanpa agunan. Untuk menyalurkan pembiayaan Mekaar pun tidak secara langsung begitu saja. Ada beberapa tahapan yang harus dilewati, yang pertama sosialisasi melalui tenaga marketing yang ada di lapangan melakukan pengenalan produk kepada para ibu. Kemudian setelah itu melakukan verifikasi memastikan kebenaran dokumen melalui survey lapangan. Yang ketiga, baru setelah itu, nasabah akan diberikan pencairan pembayaran.

“Jadi tidak langsung diberikan kredit, pada saat pencairan pembayaran, dia dilatih, diperkenalkan masing-masing kelompoknya itu sampai tiga tahap. Dilatih, saling mengenal antar kelompok, kemudian hak dan tanggung jawabnya seperti apa. Diterangkan bahwa setiap minggu, kita adakan pertemuan kelompok mendulang (PKM), kita berikan sedikit pelatihan dan pendamping. Setelah selesai tiga tahap, baru pencairan. Jadi, satu minggu persiapannya sebelum pencairan,” katanya.

Salim menyebut, hingga saat ini terdapat total nasabah Mekaar PNM Baubau sebanyak 49.012 nasabah dari berbagai wilayah di Kepulauan Buton, termasuk Kabupaten Muna dan Muna Barat. Pihaknya juga tengah berupaya menambah nasabah Mekaar sebanyak 10 ribu nasabah lagi.

Reporter : Ardilan.