BAUBAU, PANDUANRAKYAT.COM – PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Cabang Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali mengoperasikan penyebrangan ferry jalur lintasan Tondasi-Torobulu setelah sempati berhenti.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Baubau, Jamaluddin mengungkapkan lintasan Tondasi-Torobulu berhenti beroperasi karena KMP Pulau Rubiah melakukan docking sejak 22 April sampai 15 Mei lalu. Kemudian mulai beroperasi kembali pada 16 Mei 2025.
Jamaluddin bilang, saat ini KMP Pulau Rubiah baru melayani sekali trip pulang pergi setiap harinya karena masih bersifat subsidi dari Pemerintah Kabupaten Muna Barat sehingga frekuensi pelayaran masih terbatas. Namun, ke depan ASDP menambah trip. Jika permintaan meningkat, pihaknya juga bakal mendatangkan kapal khusus.
“Sekarang kita pakai KMP Pulau Rubiah, yang tadinya melayani Torobulu–Tampo empat kali sehari, kita kurangi dua trip dan kita alihkan ke lintasan Tondasi–Torobulu. Dari Torobulu berangkat pukul 10 pagi, dari Tondasi pukul 14 siang. Waktu tempuh sekitar tiga jam,” ungkap.Jamaluddin, ditulis Rabu, 28 Mei 2025.
Ia menambahkan tingkat keterisian penumpang lintasan Tondasi-Torobulu terbilang cukup baik meski belum menyaingi lintasan Tampo-Torobulu. Namun, keberadaan lintasan tersebut terbilang sangat membantu masyarakat Muna Barat dan Buton Tengah bila ingin berpergian ke Kota Kendari maupun wilayah Sultra daratan lainnya.
“Evaluasi akan dilakukan dalam tiga bulan ke depan. Jika rute ini menunjukkan potensi pertumbuhan dan tidak merugi, ASDP mempertimbangkan menjadikannya lintasan komersial,” ungkapnya.
Reporter : Ardilan

