PANDUANRAKYAT, BUTON-Penjabat (Pj) Bupati Basiran bertekat akan memberi manfaat besar bagi masyarakat di Kabupaten Buton dalam menjalani masa kepemimpinannya.
Ia yakin selama ini masyarakat Kabupaten Buton mengharapkan perubahan, oleh nya itu, Basiran hadir di Buton untuk membawa api perubahan.
“Masyarakat kabupaten Buton mengharapkan perubahan, dan saya membawa api perubahan,” jelas dia ruang kerjanya, Kantor BPKAD Provinsi Sultra belum lama ini.
Basiran menjelaskan di masa jabatannya akan melaksanakan tugas sesuai rencana kerja pemerintah. Dan rencana kerja pemerintah provinsi salah satunya pekan olah raga provinsi yang diselengarakan di Buton dan Baubau.
Tidak hanya itu, ia menjelaskan selama menjabat nantinya, Basiran akan banyak turun di kecamatan, melihat langsung kondisi lapangan. Seperti sekolah dan puskesmas.
“Saya kan banyak turun ke kecamatan, saya akan lihat sekolah bagimana. Apa kah ada gurunya atau cuma tenaga honorer. Jangan sampai satu PNS, kepala sekolah, sisahnya tenaga honorer. Bagaimana bisa mencerdaskan masyarakat Kabupaten Buton kalau hanya mengandalkan guru honorer. Dan akan kita lihat berapa honor yang diterima. Kalau tidak bisa untuk dia makan bagamana dia bisa mengajar,” Jelasnya.
“Termaksud di Puskesmas, apa kah di Puskemas itu ada mobil ambulance. Kalau ada orang sakit apa ka bisa cepat dibawah ke Pasarwajo atau ke Kota Baubau, itu semua harus kita cek,” sambungnya.
Tidak hanya itu, Basiran menjelaskan selama menjabat ia akan melaksanakan tugas sesuai peraturan perundang-undangan untuk kepentingan masyarakat.
“Salah satu sumpah saya di atas alquraan melaksanakan tugas sesuai peraturan perundang-undangan dan untuk kepentingan masyarakat. Saya takut dengan sumpah. Oleh sebab itu, kalau tidak mau bekerja dengan segala macam problem tadi yang saya sampaikan, berarti. Saya takut sumpah. Lebih bagus saya dicopot dari jabatan saya sebagai Pj bupati dari pada saya dikena sumpah. Keras loh sumpahnya,” tandasnya. (*)

