PANDUANRAKYAT, BUTON- Bupati La Bakry mengatakan sangat mendukung pemajuan kebudayaan di Kabupaten Buton. Hal itu dituangkan dalam visi misi kepemimpinannya, menjadikan Buton kawasan bisnis dan budaya terdepan.
La Bakry menyebutkan kegiatan kebudayaan di Buton sudah dimulai sejak 2012. Bahkan ia mengklaim, respon dan dukungan masyarakat akan pemajuan kebudayaan sangat tinggi sehingga adanya kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah. Misalnya pada pagelaran pesta adat.
“Dukungan masyarakat terhadap visi-misi pemerintah itu sesuai dengan hati kebatinan masyarakat Kabupaten Buton dan kemarin juga saya baru menghadiri juga kegiatan seperti ini di Desa Suandala, Kecamatan Lasalimu bukti bahwa sebagai ungkapan rasa syukur kepada yang maha kuasa, jadi kegiatan kebudayaan seperti inilah yang menunjukan bahwa pemerintah dan masyarakat memiliki satu visi dan cita- cita yang sama,” ujar La Bakry saat menghadiri pesta masyarakat adat di Desa Kondowa dan Dongkala di Baruga Desa Kondowa, Rabu (22/12/2021).
Tidak hanya itu, dalam mendukung pemajuan kebudayaan di Buton, belum lama ini La Bakry baru saja selesai mempersentasikan warisan budaya Buton dalam menghadapi pandemi.
“Belum lama ini saya juga memaparkan tentang bagaimana masyarakat buton di masa itu menghadapi pandemik yang biasa di sebut poago atau karantina di ajang kebudayaan yang di adakan oleh PWI,” tandasnya.
Untuk di ketahui, Pemajuan budaya diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 87/2021 tentang Peraturan Pelaksanaan UU No. 5/2017, yang menjelaskan bahwa proses pemajuan kebudayaan dilakukan melalui perlindungan, pengembangan, pemanfaatan.
Peliput: Toni Armin Syah

