PANDUANRAKYAT, BUTON SELATAN-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bumi mengguncang Buton Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (22/9/2023) dini hari.
Hasil analisa, gempa tersebut berkekuatan Magnitudo (M) 4,6.
Kepala Stasiun Geofisika Kendari, Rudin, S.T menjelaskan episenter gempabumi terletak pada koordinat 6.22 LS, 122.63 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 68 km, Barat Daya Kabupaten Buton Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara, pada kedalaman 10 km.
Lanjut, ia menjelaskan dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas Sesar lokal di Barat Daya Kabupaten Buton Selatan.
Akibat gempa ini, guncangan gempabumi ini dilaporkan dirasakan di Buton III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu).
“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami,” tulis dia dalam keterangan tertulisnya, Jumat (22/9/2023).
Lebih jauh, ia menjelaskan hingga pukul 03.36 WITA, hasil monitoring BMKG menunjukkan belum terjadi aktivitas gempabumi susulan.
“Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah,” imbaunya. (Gus)

