PANDUANRAKYAT, BUTON TENGAH- Cuaca Ekstrem yang melanda Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara menyebabkan seorang nelayan bernama Laode Muslimin Warga Pulau Makasar, Kota Baubau tak berani pulang dan terjebak di rumah rumpon di sekitar perairan Desa Lamena Kecamatan Mawasangka Timur, pada Jumat, 6 Desember 2024 sekira pukul 19.00 Wita.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) Kendari, Amiruddin A.S menjelaskan pihaknya pertama kali mendapat kabar tersebut pada pukul 23.13 Wita, dimana Comm Centre KPP Kendari menerima informasi dari Keluarga korban Laode Amin yang melaporkan 1 (satu) orang nelayan terjebak di rumpon akibat cuaca buruk di sekitar perairan Desa Lamena Kecamatan Mawasangka Timur.
“Berdasarkan laporan tersebut diatas, pada pukul 23.25 Wita Tim Rescue Pos SAR Baubau diberangkatkan menuju LKP dengan menggunakan RIB untuk memberikan bantuan SAR.
Jarak tempuh LKP dari Pos SAR sekitar 7,56 NM,” Jelas dia dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (7/12/2024).
Lanjut, ia menjelaskan konologis peristiwa itu bermula pada Jumat, 6 Desember 2024 pukul.17.00 Wita, korban berusia 60 tahun itu pergi melaut dengan menggunakan longboat di sekitar perairan Desa Lamena, pada pukul 19.00 Wita korban dihantam badai pada saat ingin kembali dari melaut sehingga korban memutuskan untuk mengamankan diri di sebuah rumpon dan membutuhkan bantuan SAR. (*)

