PANDUANRAKYAT, BUTON- Pemerintah Kabupaten Buton melalui Dinas Pendidikan membuat program pemberian makanan tambahan bagi anak Paud.
Peluncuran program ini dilaunching Bunda Paud Kabupaten Buton, Ny. Deysi Natalia Rompas Basiran SH. Kegiatan yang mengusung menyusun tema “Anak Sehat Generasi Cerdas Indonesia Maju” dipusatkan di TK Yayasan Dharma Wanita, Kelurahan Kombeli, Senin, 7 Agustus 2023.
Turut hadir dalam acara ini, Plt. Kadis Pendidikan Kabupaten Buton, Jufri, SKom, MSi, Anggota DPRD Kabupaten Buton, Ketua Pokja Bunda Paud Kabupaten Buton, Tokoh Masyarakat dan Pengrus Bunda Paud Kelurahan Kombeli.

Bunda Paud Kabupaten Buton, Ny Deysi mengapresiasi pihak DiknasKabupaten Buton yang telah menyelenggarakan acara tersebut. Bunda Paud juga berharap kegiatan itu juga dapat memberikan motivasi kepada seluruh Kepala Sekolah Paud khususnya Kepsek Paud yang berada di lokus stunting untuk lebih mengoptimalisasi peran dan tugasnya.
“Guru Paud memiliki peran penting dalam hal mendasar terkait pembentukan karakter anak seperti kedisiplinan, kejujuran, etos kerja dan spritual juga dalam memperhatikan kesehatan anak-anak semua,” katanya.
Lanjut, istri Pj Bupati Basiran itu menjelaskan pertumbuhan dan perkembangan fisik anak, kecerdasan, daya cipta kecerdasan emosi dan kecerdasan spritual serta kesehatan anak merupakan peran penting bagi orang tua dan guru untuk membentuk karakter anak di usia dini.

“Untuk menumbuhkan karakter unggul pada anak, tentunya akan mudah apabila anak kita sehat jasmani dan rohaninya,” lanjutnya.
Dikatakan Bunda Paud, salah upaya yang dapat dilakukan oleh para Bunda Paud baik kecamatan maupun Bunda Paud desa dalam mendorong kinerja pemerintah daerah tentunya adalah ikut menjaga dan memperhatikan tumbuh kembang anak utamanya seribu hari kelahiran pertama. Karena hal tersebut akan mempercepat upaya tercapainya hal-hal yang menjadi tujuan pemerintah yakni generasi bebas stunting sehingga generasi emas 2045 dapat kita wujudkan.
“Saya berharap melalui kegiatan launching pemberian makanan tambahan paud kita bisa mewujudkan semua anak-anak Indonesia, sehat jasmani dan bebas stunting. Sehingga dapat memperoleh pendidikan paud yang berkualitas dan mempunyai karakter baik, unggul dan juga siap menjadi tumpuan masa depan bangsa Indonesia,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan, Jufri,S.Kom, MSi pada kesempatan itu menjelaskan bahwa gizi seimbang adalah susunan pangan sehari hari yang mengandung zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh anak.
“Potensi anak dapat berkembang optimal jika mendapatkan perawatan kesehatan melalui pemenuhan gizi seimbang sehingga kesehatannya dapat terjaga,” katanya.
Kadis Pendidikan juga mengatakan bahwa sasaran kegiatan satuan pendidikan yang menyelenggarakan program paud diprioritaskan pada anak-anak yang berada pada sasaran lokus stunting yang tersebar di 7 kecamatan dan desa/ kelurahan. Salah satunya adalah Kecamatan Pasarwajo tepatnya di Kelurahan Kombeli wilayah kerja Puskesmas Banabungi.

Ia berharap salah satu langkah pemerintah daerah Kabupaten Buton tentang pemberian makanan tambahan dapat mencegah serta ikut berperan dalam upaya penurunan stunting di daerah Kabupaten Buton serta generasi anak Indonesia Emas 2045 dapat diwujudkan.
Launching tersebut dirangkaikan dengan pemberian program makanan tambahan bagi anak-anak TK Yayasan Dharma Wanita Kelurahan Kombeli.(*)

