Panduanrakyat
Buton

Belum Tersentuh Bantuan, Warga Kamaru Buton Patungan Bangun Jalan Tani

PANDUANRAKYAT, BUTON- Masyarakat Kelurahan Kamaru, Kecamatan Lasalimu, Kabupaten Buton harus membangun akses jalan menuju lahan pertanian melalui swadaya karena belum tersentuh bantuan dari pemerintah.

Lokasi pembangunan jalan tani ini tepatnya di Kantabrao, RT 4, Lingkungan Kanari, kelurahan setempat. Pengerjaan jalan tani ini dimulai, Senin (5/8/2024).

Ketua RW Kanari, Amjan mengatakan sangat mengapresiasi kekompakan masyarakat yang memiliki lahan perkebunan di lingkungannya, mempunyai semangat yang tinggi membangun akses jalan ke lahan pertanian.

Ia menjelaskan anggaran pembangunan jalan ini merupakan hasil patungan petani yang memiliki kebun di wilayah itu. Hasil patungan itu kemudian menyewa alat berat untuk membangun badan jalan.

Rencananya jalan tani yang akan di bangun sepanjang 1,5 Kilometer.

“Patungan yang punya kebun,” Ujar dia kepada Panduanrakyat.com, Selasa (6/8/2024).

Lanjut, Amjan menjelaskan pembangunan jalan ini sangat penting. Sebab akses jalan yang baik dapat menunjang kegiatan mereka, untuk mengeluarkan hasil pertanian mereka.

Menurutnya, salah satu faktor penunjang perekonomian masyarakat di bidang pertanian adalah  akses jalan menuju kelahan pertanian.

Sehingga dapat memudakan, para kelompok tani dan meringankan beban pengangkutan  hasil pertaniannya, dan biaya tarnportasinya lebih ringan.

Dia berharap,  pelaksanaan pembangunan tersebut , dapat berjalan dengan lancar  sesuai harapan masyarakat tani setempat. Selain itu, ia juga berharap dengan aksi masyarakat, pemerintah ibah melihat aksi masyarakat patungan untuk membuat jalan.

lebih lanjut, Amjan menjelaskan sebenarnya jalan yang dibangun masyarakat ini, menyambung jalan usaha tani yang sebelumnya telah dibagun pemerintah. Hanya saja jalan itu panjangnya dinilai kurang memadai sebab hanya melintasi satu kebun warga saja. Panjang JUT itu sekira 200 meter. Merasa tak puas belum tersentuh bantuan, masyarakat setempat akhirnya patungan melanjutkan jalan usaha tani itu untuk sampai dan melintasi sejumlah kebun warga. (*)