PANDUANRAKYAT, BUTON-Sebanyak 12 rumah warga yang bermukim di pesisir Desa Bahari Makmur, Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara rusak akibat gelombang tinggi dan angin kencang yang menerjang wilayah itu pada Sabtu, (24/12/2022) sekira pukul 23.30 WITA.
Rumah panggung yang berada di bibir pantai sudah tidak bisa dihuni lagi. Cuaca buruk di perairan Buton menyebabkan gelombang tinggi dan menghantam rumah yang sebagian besar terbuat dari kayu.
Kapolsek Sampuabalo, Ipda Almuhalid, SH membenarkan peristiwa itu, ia menjelaskan akibat ombak keras itu, 12 buah rumah hanyut terbawah ombak dengan identitas pemilik rumah sebagai berikut:, Si Toni. Si Rais. Si Ikhlas. Wa Demuna. Agus. Si Duhasi. Si Baoh. Si La Huma. Si La Ondo. Si Asi.
Akibat peristiwa itu, kata dia sebanyak 250 orang warga mengungsi di dua tempat berbeda. Masing-masing, di Taman Kanak-kanak sebanyak 100 orang dan di SD 36 Buton sekitar 150 orang.
“Masyarakat yang mengungsi hanya dengan pakaian di badan serta peralatan seadanya,” ujar Kapolsek dalam keterangan tertulisnya saat di konfirmasi Panduanrakyat.com, Minggu (25/12/2022).
Lanjut, ia menjelaskan akibat peristwa itu, masyarakat setempat mengalami kerugian hingga ratusan jutah rupiah. Meski begitu patut disyukuri tidak ada korban jiwa.
Lebih lanjut, saat peristiwa itu, pihaknya yang mengetahui insiden itu turut mengevakuasi warga dan memberikan pertolongan pertama dengan bantuan darurat seperti air mineral dan makanan. (*)

