PANDUANRAKYAT, BAUBAU-Bekas Gedung Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kota Baubau, di Jl. Sultan Hasanuddin, Batulo, Kecamatan Wolio, Kota Bau-Bau, Sulawesi Tenggara terbakar Kamis, (10/8/2023) sekira pukul 21.00 WITA.
Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Baubau, Muhammad Massad menyebutkan sebanyak 10 unit mobil kebakaran dikerahkan untuk memadamkan kobaran api.
“10 Unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan,” ujar dia kepada sejumlah wartawan di lokasi kebakaran, Kamis (10/8/2023) malam.
Lanjut, ia menjelaskan saat mendapat laporan, pihaknya langsung bergegas dengan respon time 4-5 menit.
“Akan tetapi di lokasi hembusan angin begitu kuat dan kondisi api yang sudah membesar itu menyebabkan pihak kami agak kesulitan melakukan pemadaman,” ujar dia.
“Padahal kami diawal sudah menggunakan teknik Water Cannon. Pakai belalai atas, itu Water Cannon namanya, tapi itu langsung habis dua unit. Dua tanki itu habis. Sehingga masuk back up-an lain yang ada di sektor Baubau. Yaitu sektor Bungi, sektor Wolio dan terakhir sektor Betoambari. Praktis kami dengan kekuatan 10 armada bermain untuk menuntaskan pemadaman malam hari ini unit gedung eks KPPN Kota Baubau,” sambungnya.
Lanjut, ia menjelaskan untuk menjinakkan api, pemadam membutuhkan waktu hingga satu jam setengah lamanya. Meski begitu api belum sepenuhnya padam. Masih ada sisa-sisa api yang membara di puing-piung bangunan rangka atas.
“Proses pendinginan ini masih sementara berlangsung,” jelasnya.
Lebih jauh, ia mangaku dalam proses pemadaman, pihaknya kewalahan dengan pasokan air.
“Justru kami kewalahan dengan pasokan air baku untuk pemadaman. Di beberapa titik air baku sudah mulai kekeringan. Habis dan beberapa titik lagi rupayanya dia tertutup. Terkhir kami di bantu pihak Hotel Raja Wali dengan memanfaatkan air baku yang berada di kolam renang yang kebetulan bertetangga langsung dengan TKK,” jelasnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, hanya saja rangka atas bangunan hangus terbakar. Meski begitu, pihak pemadam kebakaran berhasil menyelamatkan barisan gudung perumahan dinas KPPN Baubau dari amukan si jago merah.
“Kalau kita lihat, satu gedung ini habis semua. Namun yang kami bisa selamatkan adalah barisan perumahan KPPN yang berada di belakang pas gedung ini. Tadi kami bloking air. Kami bloking gedung semua,” jelasnya.
Tidak hanya itu, ia menjelaskan hingga pemadaman dilakukan, pihaknya belum mengetahu penyebab kabakaran.
“Yang ingin saya sampaikan kepada warga Kota Baubau bahwa beberapa waktu yang lalu kami juga menghimbau tentang bagaimana pentingnya dalam pengelolaan lingkungan yang baik dan penggunaan api yang baik. Karena informasi BMKG musim angin dan kemarau terjadi di Bulan Agustus, September dan Oktober. Penting rasanya warga Kota Baubau selalu behati-hati terhadap penggunaan api,” tandasnya.
Pantauan di lokasi, akibat kebakaran ini, arus lalu lintas di sekitaran Jl. Sultan Hasanuddin, Batulo mancet. Polisi yang berjaga mengalihkan arus lalu lintas. Sementara itu, gedung kebakaran menjadi tontonan warga. (Gus)

