Panduanrakyat
Baubau

KSOP Baubau Tegaskan Akses Terminal Hanya untuk Calon Penumpang

BAUBAU,PANDUANRAKYAT.COM – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) menegaskan bila yang boleh mengakses areal terminal penumpang hanya untuk calon penumpang saja khususnya pada saat lonjakan penumpang pada masa liburan. Hal itu dilakukan tidak lain untuk kenyamanan penumpang setelah fasilitas terminal dibuat lebih baik dan lebih nyaman lagi dari sebelumnya.

Kepala KSOP Baubau, Taher Laitupa mengungkapkan pihaknya terus berupaya mengoptimalkan pelayanan publik kepada seluruh pengguna Pelabuhan utamanya para calon penumpang diantaranya mengatur agar alur penumpang lebih tertib mulai dari masuk ke Pelabuhan hingga pada saat naik di atas kapal.

Ia membeberkan penegasan mengenai akses terminal hanya untuk calon penumpang bukan saja  mempermudah pihak KSOP, namun juga untuk kenyamanan calon penumpang. Bila sebelumnya, calon penumpang harus berdesak-desakan dengan yang bukan calon penumpang di dalam terminal, mulai saat ini hal itu tidak akan terjadi lagi.

“Sekarang kami berupaya meminimalisir orang yang masuk tanpa tiket. Jadi yang berada di dalam terminal benar-benar calon penumpang yang akan berangkat,” ungkap Taher, Rabu 08 Juli 2026.

Taher juga mengimbau agar calon penumpang menjaga dan menggunakan fasilitas umum yang tersedia di dalam terminal penumpang dengan baik terutama dari segi kebersihannya. Kedewasaan dan kebijaksanaan calon penumpang diharapkan dapat merawat secara bersama-sama fasilitas umum yang tersedia.

“Kalau fasilitas digunakan dengan baik dan dijaga bersama, penumpang akan merasa nyaman sejak berada di terminal hingga naik ke atas kapal,” harapnya.

Taher mengatakan terjadi lonjakan penumpang selama liburan sekolah yang masih berlangsung hingga saat ini. Ditambah lagi, kebijakan 30% diskon harga tiket dari PT Pelni semakin mempengaruhi keinginan masyarakat ke luar daerah menggunakan transportasi kapal laut.

“Kami berupaya meningkatkan kenyamanan penumpang. Karena itu kami bersama PT PELNI dan seluruh mitra menerapkan SOP pelayanan agar penumpang dapat terlayani dengan lebih baik,” ungkapnya.

Taher menyebut, calon penumpang juga diwajibkan berada di Pelabuhan paling lambat tiga jam sebelum jadwal keberangkatan untuk melakukan boarding pass. Selain itu, hal tersebut membuat calon penumpang dapat diatur lebih tertib tanpa harus berdesak-desakan ataupun berkerumun sebelum keberangkatan kapal.

Reporter : Ardilan