BAUBAU,PANDUANRAKYAT.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) di bawah komando, Wali Kota, Yusran Fahim, dan Wakil Wali Kota, Wa Ode Hamsinah Bolu menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) kepada Unit Pelayanan Jasa Alsintan (Upja) di kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperketapang) Baubau, Minggu 21 Juni 2026.
Wali Kota, Yusran Fahim berharap bantuan Alsintan yang diserahkan dapat membantu peningkatan hasil produksi yang lebih baik lagi baik dari kualitas maupun kuantitas.
“Kita berharap dengan adanya Alsintan ini mereka bisa bekerja lebih baik, bisa memanfaatkan alat-alat ini agar bisa memenuhi kebutuhan mereka,” ungkapnya.
Ia juga mengimbau agar Alsintan tersebut dikelola secara bijak agar tidak ada kecemburuan dari sesama kelompok tani dalam hal pemanfaatannya.
“Penerima ini bisa mengelola dengan baik, utamanya mengatur bagaimana pemanfaatannya agar tidak terjadi berebut siapa yang harus pakai. Jadi, penggunaannya sesuai dengan apa yang diharapkan,” pintanya.
Sementara itu, Kadis Perketapang Baubau, Ibnu Wahid menambahkan bantuan Alsintan yang diserahkan ke Upja merupakan hasil pengusulan di tahun 2026 yang diantaranya lima unit traktor roda empat (TR4), dua unit traktor roda dua (TR2), dan dua unit crawler seharga Rp 1,6 miliar. Bantuan itu, kata Ibnu, juga berkat kunjungan kerja Wali Kota Baubau ke Kementerian Pertanian.
“Pengajuan tahun 2026 ini, kami usulkan ke Kementerian Pertanian. Ini simultan dengan kunjungan pak Wali Kota ke kementerian pertanian untuk penambahan alat ini. Jadi kelompok tani ini kami ferivikasi di Dinas pertanian, dan mereka mengajukan proposal. Ada riwayatnya, melihat kemajuan karena ini dievaluasi dan diperiksa setiap tahun,” ungkapnya.
Menurutnya, Upja dipilih sebagai peneriman Alsintan karena Upja dapat mengakomodir semua kelompok tani yang ada. Berbeda bila misalnya bantuan diberikan ke kelompok tani tertentu maka kelompok tani lainnya tidak bisa memanfaatkan bantuan Alsintan dimaksud.
“Kalau kelompok tani penerima itu 15 orang sampai 20 orang. Jadi cuma 15-20 orang ini yang menikmati ini alat. Kalau unit pelayanan jasa alsintan (Upja), bisa dipakai seluruhnya. Mau kelompok tani di Waliabuku, Ngkaring-karing, bungi itu boleh dipakai,” tuturnya.
Ditempat sama, salah satu petani penerima Alsintan, I Gusti Made Karbawa mengapresiasi berbagai pihak yang telah mendukung sehingga Alsintan dimaksud bisa diperoleh mulai dari Disperketapang Baubau, Wali Kota Baubau hingga sesama kelompok tani. Ia pun berharap bantuan Alsintan terus bergulir untuk petani.
Ia menyebut, bantuan Alsintan ini untuk beberapa Upja diantaranya kelompok tani Purwasari dari Ngkaring-karing, Balisari, Kembangsari, hingga Kelompok tani Waliabuku.
“Kami sebagai petani mengucapkan terima kasih banyak atas bantuan ini agar ke depannya kita bisa meningkatkan hasil pangan. Ini memang betul-betul yang dibutuhkan oleh petani untuk meningkatkan kinerja pengolahan lahan,” katanya.
Reporter : Ardilan

