Panduanrakyat
Baubau

SAJ Siap Mengudara Kembali di Bandara Betoambari, Tapi Minta Syarat

Ketgam : SAJ Airbush 320 saat mendarat di Bandara Betoambari/Foto: Istimewa

BAUBAU,PANDUANRAKYAT.COM – Super Air Jet (SAJ) tipe Airbush A320 menyatakan siap mengudara kembali di Bandara Betoambari Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra). Akan tetapi, pihaknya maskapai rupanya meminta syarat.

Koordinator teknik, operasi keamanan dan pelayanan darurat unit penyelenggara bandar udara (UPBU) Betoambari, Fadli mengungkapkan syarat yang diminta oleh maskapai SAJ adalah minimum ketersedian 160 seat penumpang jika ingin melayani kembali penerbangan di Bandara Betoambari.

“Kondisi super air jet yang akan mulai terbang 01 Juni 2026, pantauan kami disemua aplikasi online penjualan tiket sudah mulai dijual. Tentu, harapannya tetap berlanjut. Dari sisi maskapai, mereka ada minimum penumpang yang ditargetkan kurang lebih 160 penumpang sekali terbang. Kalau itu berlangsung, akan terbang reguler ke Baubau. Kita mengharapkan masyarakat Kota Baubau, Kepulauan Buton pada umumnya supaya memanfaatkan SAJ ini yang lebih murah tiketnya daripada Wings Air, jarak tempuh lebih cepat,” ungkap Fadli, Rabu 21 Mei 2026.

Menurutnya, alasan maskapai SAJ memilih untuk terbang kembali di Bandara Betoambari pada awal Juni 2026 dikarenakan terdapat momen liburan sekolah yang diharapkan dimomen itu, target penumpang 160 seat sekali terbang dapat dicapai.

“Kita tetap optimis (Target penumpang tercapai), makanya ajakan-ajakan, promosi yang kami lakukan melalui media sosial. Tentu dukungan pemerintah daerah sangat kami harapkan supaya SAJ tetap terbang melayani setiap hari,” harapnya.

Fadli mengakui, terhentinya penerbangan SAJ di Bandara Betoambari selama Mei 2026 dan hanya melayani penerbangan untuk jamaah haji selama tiga hari yakni 14-16 Mei 2026 karena jumlah penumpang yang kurang atau sedikit.

“Tapi, melihat tren penumpang sekarang mulai tanggal 21 Mei itu ada penerbangan extra flight, tambahan satu kali penerbangan siang hari untuk melayani Baubau-Makassar,” ujarnya.

Ditanya soal apakah SAJ akan berhenti lagi betoperasi bila permintaan jumlah minimum tidak tercapai, Fadli menegaskan belum menerima informasi terkait hal itu dari maskapai SAJ. Meski begitu, ia tetap optimis jumlah penumpang dimaksud bisa tercapai.

“Dari maskapai tidak informasi mau berhenti. Jadi tiketnya tetap dijual di aplikasi online maupun travel. Sebenarnya opsi lain ada (Pengganti setara SAJ), namun itu masih penjajakan dan persiapan. Itu semua butuh dukungan pemerintah daerah,” katanya.

Reporter : Ardilan