Panduanrakyat
Buton

Terancam Abrasi, Sempat Ditinjau Wakil Bupati Buton, Bangunan SMP Wabou Tak Kunjung Perbaikan, Anggota DPRD Naik Pitam

PANDUANRAKYAT, BUTON- Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 51 Buton di Dusun Wabou, Desa Lawele, Kecamatan Lasalimu, Kabupaten Buton terancam ambruk akibat sungai La Karima mengalami abrasi.

Kondisi itu makin diperparah menyusul hujan yang terus mengguyur wilayah itu akhir-akhir ini dan mengakibatkan sungai La Karima terus banjir dan mengikis satu bangunan SMP 51 Buton.

Sungai yang meluap juga memprihatinkan, Sebagain bangunan SMP 51 Buton terendam banjir.

Peristiwa ini bukan pertama kali, pada tahun 2025, kondisi serupa sempat mendorong Anggota DPRD, Rudin turun tangan secara langsung. Kemudian menyusul Wakil Bupati Buton, Syarifuddin Saafa.

Hadirnya Syarifuddin saat itu sempat membuat tenang hati warga setempat. Sebagai putra daerah di wilayah itu, masyarakat menaruh harapan penuh. Sayangnya harapan itu makin sirna seiring berjalannya waktu. Sudah hampir setahun sejak kedatangan Wakil Bupati, warga bersabar, namun bantuan perbaikan bagunan SMP 51 Buton yang nyaris ambruk tak kunjung mendapat perhatian.

Setelah hampir setahun peninjauan lokasi tak ada perhatian, Anggota DPRD Buton, Rudin akhirnya naik pitam.

Ia mendesak pemerintah Kabupaten Buton agar memberikan perhatian serius memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan SMPN 51 Buton.

“Kemarin saya turun ceklangsung kondisi bangunan pada tanggal 12 Agustus 2025 dan di susul oleh Wakil Bupati Buton dan Rombangan selanjutnya saya mengecek sekolah tersebut bulum lagi di kucurkan anggaranya,” Ujar dia kepada Panduanrakyat.com, Sabtu (9/5/2026).

Kata dia, ia paham saat ini pemerintah sedang melakukan penghematan anggaran dengan skema efesiensi. Namun, jika serius, pemerintah bisa melakukan pergeseran anggaran yang belum memadai peruntukannya.

“Saya paham di tengah efisiensi seperti ini cobalah geser anggaran yang belum memadai peruntukannya jangan kita dahulukan kawan sejati atau kawan politik pahami kondis pada pengalaokasian anggaran jangan tunngu roboh bangunan tersebut baru kita pura-pura kunker lagi di wilayah terdampak,” Ujarnya.

“Bangunlah jiwamu wahai sang Bupati gedung skolah yang di SMPN 51 Buton butuh perhatian yang serius dimana kondisi sekarang curah hujan sudah mulai intens dan tinggi saya selaku Anggota DPRD Buton prihatin dengan cara dan strategis pengalokasian anggaran di wilayah Kabupaten Buton ayo coba kita serius dan Proakatif agar pengalokasian anggaran tepat sasaran dan tepat guna,” Sambungnya.

Lebih lanjut, Rudin menjelaskan selama perhatian serius, untuk menyelamatkan bangunan dan keselamatan siswa, pemerintah bisa mengalokasikan anggaran untuk normalisasi sungai terlebih dahulu.

“Selama perhatian yang lebih serius untuk bangunan tersebut cukup dialaokasikan normalisasi kali insaAllah bangunan ter sebut sudah selamat dari bencana banjir ayo prihatin,” Tandanya (*)