Panduanrakyat
Buton

SMP Negeri 33 Buton di Lasembangi Luncurkan Kartu Elektronik Siswa dan Aplikasi SIAS

PANDUANRAKYAT, BUTON- Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 33 Buton di Desa Lasembangi, Kecamatan Lasalimu, melaksanakan Launching Perdana Kartu Elektronik Siswa dan Digitalisasi Pembelajaran melalui Aplikasi SIAS (Sistem Informasi Akademik Sekolah).

Pelaunchingan ini dilaksanakan saat rapat koordinasi Sekolah, Komite dan orang tua siswa di sekolah setempat, Sabtu (10/1/2025).

Hadir dalam kegiatan ini Kepala Desa Lasembangi Sabaparta, S.Pd.SD., Kepala SMP Negeri 33 Buton, La Ode Abdul Hasim, S.Pd., Ketua Komite SMP Negeri 33 Buton, Alman, seluruh dewan guru, serta orang tua siswa.

Kepala Desa Lasembangi, Sabaparta, S.Pd.SD membuka kegiatan ini.

Dalam sambutannya, Saba menghimbau kepada seluru orang tua murid, guru maupun murid untuk sadar dan mendukung penuh kegiatan peningkatan dan perbaikan mutu pendididkan di SMPN 33 Buton sesuai kapasitas masing-masing dengan harapan SMPN 33 Buton bisa bersaing dengan semua sekolah-sekolah lain di Buton, bahkan di Provinsi Sulawesi Tenggara maupun nasional.

Ditempat yang sama, Kepala SMP Negeri 33 Buton, La Ode Abdul Hasim, S.Pd., menyampaikan bahwa peluncuran kartu elektronik dan aplikasi SIAS merupakan bagian dari strategi besar sekolah dalam membangun tata kelola pendidikan yang modern, transparan, dan berbasis data.

Sementara itu, Ketua Komite Sekolah, Alman menegaskan dukungan penuh orang tua dan masyarakat terhadap inovasi sekolah, sementara Kepala Desa Lasembangi, Sabaparta, S.Pd.SD., mengapresiasi langkah SMP Negeri 33 Buton yang telah menjadi pelopor digitalisasi layanan pendidikan di tingkat desa.

Memasuki sesi inti, kegiatan diisi dengan berbagai pemaparan penting oleh tim manajemen sekolah.

Muhammad Riwan, S.Pd., Gr., selaku Operator Dapodik, memaparkan tentang peran Dapodik sebagai basis data utama sekolah yang menjadi rujukan dalam berbagai layanan pendidikan dan kebijakan pemerintah. Ia menekankan pentingnya ketepatan dan keterpaduan data siswa dalam mendukung layanan digital.

Selanjutnya, Badrus Saleh, S.Pd., Gr., Wakasek Kurikulum, menyampaikan pemaparan mengenai implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 33 Buton, termasuk pemanfaatan teknologi untuk mendukung pembelajaran yang lebih fleksibel, bermakna, dan berpusat pada siswa.

Pembahasan berikutnya disampaikan oleh Jurwin, S.Pd., Gr., selaku Bendahara dan Wakasek, yang memaparkan tentang pengelolaan ARKAS (Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah) sebagai instrumen transparansi dan akuntabilitas keuangan sekolah berbasis digital.

Sesi inti ditutup dengan pemaparan digitalisasi sekolah oleh Asep Lukmanul Hakim, S.Ak., Gr., selaku Wakasek Kesiswaan.

Dalam paparannya, dijelaskan bahwa kartu elektronik siswa dan aplikasi SIAS menjadi tulang punggung sistem sekolah digital, mulai dari absensi, identitas siswa, pemantauan kehadiran, nilai, hingga komunikasi antara sekolah dan orang tua secara real time.

Puncak kegiatan ditandai dengan peluncuran resmi Kartu Elektronik Siswa dan Aplikasi SIAS, yang dilakukan melalui penyerahan simbolik kartu siswa oleh Kepala Desa Lasembangi, Kepala SMP Negeri 33 Buton, dan Ketua Komite Sekolah kepada perwakilan siswa.

Momen ini menjadi simbol dimulainya era baru layanan pendidikan berbasis digital di SMP Negeri 33 Buton.

Dengan peluncuran ini, SMP Negeri 33 Buton semakin mengukuhkan diri sebagai sekolah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, berorientasi pada pelayanan prima, serta berkomitmen mewujudkan pendidikan yang transparan, modern, dan berkualitas bagi seluruh peserta didik. (*)